Hari Bumi

Selamat Hari Bumi!
Kamu tau ngga, umur Bumi sekarang diperkirakan kurang lebih berusia 4.6 juta tahun!
Gak kebayang kan hal apa aja yang sudah pernah dialami oleh Bumi? Mulai dari kehidupan pertama mikro organisme, punahnya Dinosaurus, Perang Dunia, Hingga menjadi saksi mata tumbuh kembang kalian di dunia ini sekarang.

Bukankah bumi kita sangat baik? Dia menyediakan makanan bagi kita, memberi air yang murni untuk melepas dahaga, dan membiarkan kita menggunakan hebatnya tanaman-tanaman di hutan sebagai obat.

Namun sepertinya, semua kebaikan Bumi belum dibalas dengan cara yang tepat oleh kita. Sejak Revolusi Industri pada tahun 1760, tingkat polusi di bumi semakin meningkat. Ditambah lagi banyak orang yang sering menggunakan sesuatu yang disposable dengan alasan praktis, misalnya plastik sekali pakai.

Tanpa disadari, polusi yang kita hasilkan bukan hanya bahaya bagi bumi dan namun juga bahaya bagi diri kita sendiri. Asap yang kita hirup terus-menerus akan merusak paru-paru kita. Plastik yang dibiarkan begitu saja akan hancur menjadi butiran-butiran halus yang bisa mengkontaminasi sumber air kita, dan jika terminum bisa menyumbat pembuluh darah kita.

Tidak peduli terhadap Bumi sama saja tidak peduli terhadap diri kita sendiri.
Ingin berterimakasih pada Bumi? Yuk bareng-bareng lakuin langkah-langkah sederhana ini agar Bumi kita bisa lebih sehat!

1. Matikan keran saat tidak digunakan
Sadar gak sih, sebenarnya kita bisa lebih hemat air hanya dengan mematikan keran saat sedang mencuci tangan atau menggosok gigi? Jumlah air yang bisa kita hemat bisa mencapai 8 galon. Kalian bisa perhatikan sendiri, saat kita mencuci tangan, berapa banyak air yang terbuang hanya karena kita tidak mematikan keran saat sedang menggosokkan tangan?

2. Gunakan Lap Kain atau Sapu Tangan ketimbang Tisue
Yup! Hal ini bisa ngebantu banget untuk mengurangi sampah. Selain itu, menggunakan kain lap juga akan jadi lebih hemat ketimbang membeli tissue karena kain lap atau sapu tangan bisa digunakan berulang kali. Kalau kamu tidak punya kain lap, kamu bisa mendaur ulang pakaian bekasmu untuk dijadikan sapu tangan.

3. Gunakan Botol Minum Sendiri
Nah ini juga bisa ngebantu banget mengurangi produksi sampah plastik. Daripada minum dari botol plastik, lebih baik kita gunakan botol tumblr kita sendiri. Selain higienis, hal ini juga membantu
mengurangi penumpukan sampah botol plastik di TPA. Tahu sendiri kan banyaknya sampah botol plastik seperti apa?

4. Cook Your own Meal!
Memasak makananmu sendiri akan mengurangi sampah yang dihasilkan oleh kantong plastik, bungkus makanan, dan perlatan makanan plastik yang kamu dapatkan dari rumah makan. Selain itu memasak makananmu sendiri juga jauh lebih hemat dan sehat. Hal ini juga bisa melatih kreativitas kamu dalam menciptakan resep-resep baru.

5. Cabut Kabel Peralatan Rumah saat Tidak Digunakan
Yes, perabot rumah kamu tetap memakan energi walapun dalam keadaan mati. Alih-alih membiarkan perabotan seperti alat pembuat kopi, penanak nasi, dan bahkan kipas angin tercolok begitu saja, lebih baik dicabut saat sedang tidak digunakan.

6. Gunakan Perabot Re-usable.
Misalnya kamu sedang malas masak karena satu dan lain hal. Mau makan Sate Ayam depan gang? Silahkan. Mau beli Nasi Goreng depan Masjid? Boleh banget. Dengan syarat, kamu harus bawa wadah makanan sendiri. Bisa menikmati makanan favoritmu tanpa harus menghasilkan sampah merupakan langkah awal yang sangat patut dibanggakan!

7. Tinggalin Kendaraan Kamu di Rumah!
Jaman sekarang, rasanya tidak afdol kalau ke minimarket depan rumah tanpa mengendarai motor. Padahal polusi udara di Indonesia sekarang sudah cukup tinggi. Jika kamu masih menggunakan kendaraan hanya untuk pergi ke tempat yang jaraknya relatif dekat, kamu perlu baca-baca lagi nih tentang polusi udara! Selain mengurangi polusi udara, berjalan ke tempat yang jaraknya relative dekat juga bisa membantu kesehatan tubuh kamu loh! Ga perlu ke gym, jalan tiap hari juga bisa ngurangin berat badan kamu kok hihi!

Dari ketujuh langkah di atas, kira-kira mana nih yang mau kamu adaptasi kedalam hidup kamu? Kalau bisa sih semuanya ya hihi!

Ingat ya, darurat sampah di Indonesia sudah semakin parah. Saatnya kita lakukan hal yang tepat demi menjaga kelangsungan hidup bukan hanya untuk bumi tapi juga untuk diri kita sendiri.

by: Deana Rohali Innisa