Belajar Tips and Trick dari Bill Gates dalam Membaca Buku

 

There’s only two types of people coming out of the pandemic, the winner and the loser. The winner adalah mereka yang memanfaatkan waktu untuk mengasah baik softskill maupun hardskill, the loser on the other hand, adalah mereka yang membuang buang waktu selama pandemi dengan menonton, bermain games berjam jam, dan bermalas malasan. Banyak banget cara YOTers untuk bisa keluar sebagai winner seusai pandemi ini, salah satunya adalah membaca buku, nah disini minYOT mau kasih beberapa tips, dari the one only bapak Bill Gates, yang katanya dalam setahun bisa menghabiskan sejumlah 50 buku. Tips atau strategi ini ia sebut dengan “Bill Gates-Effect”, check it out:

  1. Choose your format

There’s not a single shoes that fits all, begitu juga dengan tipe buku yang bisa dibaca oleh semua orang. Kalo kita lihat dari pernyataan atas, membaca 50 buku tidak dilakukan sekejap mata, pasti ada suatu unsur kenyamanan yang membuat Pak Gates tahan baca berjam jam. Maka dari itu, penting buat YOTers untuk memilih antara 3 format baik buku fisik, digital atau audiobook, yang penting kalian bisa fokus membaca dan menelaah ilmu yang hendak disampaikan oleh penulis.

  1. Buatlah Kerangka Mindmap sederhana atau Catatan

Dalam bukunya yang berjudul “Brain Rules”, John medina, seorang neurobiologis asal amerika serikat menyatakan bahwa, manusia memiliki kemampuan untuk mengingat 65 persen lebih baik pada informasi berbentuk visual. Maka dari itu, supaya lebih mudah “me-recall” informasi yang pernah dibaca, usahakan setiap menyelesaikan bab buku buatlah mindmap sederhana yang terdiri dari simbol atau gambar, mengenai apa yang disampaikan pada bab tersebut. 

  1. Finish What You Started

Menyelesaikan sebuah buku hinga akhir memungkinkan kita untuk mendapat pokok pikiran lebih komperhensif dibandingkan jika membaca sebagian. Memang, terkadang efek excitement yang diberikan sebuah buku berbeda beda, you may enjoy it right at the start, but feel plain later down the page. Tetapi hal tersebut bukanlah sebuah hambatan bagi YOTers untuk menyelesaikan sebuah buku, cobalah fokus untuk menyelesaikan sambil menelisik maksud apa yang mungkin dicoba untuk disampaikan oleh penulis.

  1. Ketahui Konteks

Ibaratkanlah pengetahuan sebagai potongan puzzle informasi, jika kita menggabungkan dan melihat beberapa aspek tertentu dalam informasi tersebut, maka insight yang disampaikan menjadi jelas. Analogi tersebut dapat kita implementasikan pada saat membaca dengan cara, melihat keseluruhan konteks dari bacaan. Sebagai contoh; jika kita membaca buku Meditations oleh Marcus Aurelius, maka sedikit banyak kita harus melakukan jelajah untuk mendapatkan overview mengenai kekaisaran Romawi, latar dari buku tersebut.

 

Reffrences :

  • https://medium.com/curious/to-read-more-books-practice-the-bill-gates-effect-4b691854521a
  • Medina, John, 2014, "Brain Rules" , Halaman 192 paragraf 1 , Pear Press, Seattle-USA