Earth Hour Tangerang Bersama Mangrove Jakarta Community dan Mister Earth Indonesia Mengajak Masyarakat Peduli Kawasan Mangrove

Ekosistem pesisir pantai tidak pernah terlepas dari kawasan hutan mangrove. Kawasan yang dapat melindungi kehidupan yang ada di pesisir pantai dari ancaman ombak laut yang datang. Ketika ada gelombang laut yang besar datang. mangrove berperan untuk menahan dan memecah gelombang tersebut. Akan tetapi, hutan mangrove di Indonesia saat ini mengalami masa krisis. Berdasarkan data terbitan WHO, Indonesia adalah penyumbang kerusakan kawasan mangrove terbesar dengan total kehilangan 30% hutan mangrove di dunia.

 

Sebagai bagian dari aktor peduli lingkungan, Earth Hour Tangerang (EHT) mengadakan acara Ngobrol Pintar Bareng EHT (NgoPi EHT) dengan tema yang diangkat yaitu “Masa Depan Taman Mangrove sebagai Ekosistem Pesisir Pantai” di CdC Coffee & Eatery Tangerang pada hari Sabtu (12/6/2021) lalu. EHT mengundang beberapa pemateri yaitu Paundra Hanutama dan Bayu Pamungkas dari Mangrove Jakarta Community, Mister Earth Indonesia 2020 Louis Makansing, dan Vice President TWA Angke Kapuk.

Suasana NgoPi EHT (Ngobrol Pintar Bareng Earth Hour Tangerang)

(Sumber: Earth Hour Tangerang)

Ketua pelaksana NgoPi EHT, Wanda mengatakan bahwa acara ini diadakan sebagai media informasi untuk masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Tangerang Raya mengenai urgensi kepedulian terhadap kawasan mangrove di Indonesia yang sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.

 

“Dengan adanya acara diskusi ini, kami dari EHT berharap semoga kedepannya masyarakat Indonesia mulai tertarik untuk melirik dan bahkan peduli terhadap kawasan mangrove,” ujar Wanda.

 

Sementara itu, Paundra Hanutama menyampaikan bahwa hutan mangrove di saat ini tidak hanya memiliki fungsi dalam hal fisik lingkungan saja, namun juga terkait fungsinya dalam memelihara ekosistem biologi yang ada di lautan dan pesisir pantai. Mangrove juga dapat berfungsi sebagai sektor ekonomi yang memiliki potensi yang besar, terutama bagi masyarakat pesisir pantai.

Fidi (MC Earth Hour Tangerang) bersama Bayu Pamungkas (Kiri) dan Paundra Hanutama (Tengah) dari Mangrove Jakarta Community

(Sumber: Earth Hour Tangerang)

“Mangrove Jakarta Community terus berupaya untuk menyuarakan peduli kawasan mangrove ke masyarakat Jakarta. Kami menyampaikan kampanye peduli kawasan mangrove tersebut melalui podcast, merekrut relawan, dan penanaman pohon mangrove,” kata Paundra.

 

Louis Makansing juga menyampaikan pesan di acara tersebut, bahwa salah satu cara untuk dapat mendukung kelestarian lingkungan adalah dengan terus mengadvokasi masyarakat perihal bagaimana dapat menyikapi sampah plastik dengan baik. Advokasi tersebut dapat dilakukan dengan memulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat.

Fidi (MC Earth Hour Tangerang) bersama Louis Makansing (Mister Earth Indonesia 2020)

(Sumber: Earth Hour Tangerang)

“Indonesia tidak hanya dikenal sebagai salah satu penyumbang kerusakan terbesar pada ekosistem mangrove, namun juga sebagai kontributor penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Oleh karena itu, perlu dimulai dari sendiri dan lingkungan kita yang terdekat untuk saling mengingatkan, mengajak, dan memulai aksi untuk peduli terhadap masalah sampah plastik tersebut,” ungkap Louis.