Beberapa Tempat Penampungan atau Bank Sampah Minyak Jelantah di Indonesia

Saat ini masih banyak orang-orang yang belum sadar akan bahaya dari membuang minyak jelantah sembarangan. Kebiasaan orang-orang membuang minyak jelantah antara lain di tanah, wastafel, atau di saluran air. Ada pula yang menaruh minyak jelantah di kaleng bekas dan kemudian membuangnya sembarangan. Apakah kamu termasuk dalam orang-orang yang membuang minyak jelantah sembarangan?

Tahukah kamu, mengapa membuang minyak jelantah sembarangan berbahaya? Jika kita membuang minyak jelantah di westafel, maka menyebabkan tersumbatnya pipa saluran pembuangan. Tersumbatnya pipa saluran pembuangan westafel tidak terjadi dengan cepat, tapi lambat-laun minyak tersebut akan menutupi pipa saluran pembuangan westafel. Jika kita membuang minyak jelantah di tanah, maka menyababkan tumbuhan disekitar tanah tersebut akan mati karena tanah sudah tercemar minyak jelantah. Minyak jelantah yang dibuang sembarangan menciptakan daya rusak pada ekosistem perairan. Minyak yang dibuang di selokan atau saluran air akan berakhir di sungai dan laut, sehingga minyak akan mengapung di atas permukaan air dan menyebabkan hambatan sinar matahari masuk ke dalam air, sehingga merusak organisme yang berada di dalam air.

Bagaimana tindakan yang tepat untuk membuang minyak jelantah? Tindakan yang tepat adalah masukkan minyak jelantah ke botol bekas, jika masih terdapat endapan minyak, maka bersihkanlah menggunakan tisu atau kertas yang sudah tidak terpakai. Kemudian botol yang sudah terisi minyak jelantah dibuang ke tempat sampah “Khusus” yang menampung minyak jelantah.

Di Indonesia sudah tersebar banyak bank sampah yang dapat menampung minyak jelantah, contohnya adalah Bank Sampah Makmur Sejati yang terletak di Jalan Taman Cendrawasih Nomor 70, Ngeni, Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Jika kamu ingin mencari bank sampah di daerahmu, maka kamu dapat “Googling” di internet.

Ada beberapa wadah penampungan minyak jelantah yang akan dijelaskan, antara lain:

  1. Beli Jelantah, Beli Jelantah merupakan platform untuk membeli minyak jelantah kamu, yang akan diolah menjadi bahan bakar biodiesel. Beli Jelantah sudah terdapat di daerah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Tangsel. Kamu dapat menghubungi Beli Jelantah melalui Nomor Whatsapp 0812-8509-2806 atau kamu dapat mengirimkan pesan pribadi melalui media Instagram Beli Jelantah yaitu –belijelantah-. Pihak Beli Jelantah akan menjemput minyak jelantah dari tempat kediamanmu. Tiap liter minyak jelantah akan dibeli seharga Rp2.000/liter.
  2. Kepul.id, Aplikasi kepul merupakan aplikasi jual beli sampah, yaitu sampah yang dapat didaur ulang salah satunya adalah minyak jelantah. Semua driver Kepul berasal dari profesi “Pengepul sampah”. Penjemputan sampah dari rumah kamu adalah gratis atau tidak dipungut biaya dan kamu bisa melakukan order melalui aplikasi Kepul yang dapat diunduh melalui Google Playstore. Minyak jelantah Anda akan dibeli seharga Rp5.000/kilogram. Kamu dapat mengikuti Kepul melalui media Instagram yaitu –kepul.id-.

Dengan adanya informasi ini, semoga pembaca dapat mulai melakukan membuang minyak jelantah pada tempatnya. Mulai dari diri sendiri dan pasti akan berdampak bagi lingkungan dan masa depan bumi.