PUISI: Nebula Bersaksi Karya Neni

ilustration by Jungsuk Lee

Nebula Bersaksi
Karya Neni

Berpendar mega malam
Meredup penuh kelabu
Rasa ini belum padam
Meski kau putuskan untuk berlalu

Nebula bersaksi,
Di malam 365 hari
Bayangmu kembali
Meluluhkan hati yang sempat terkunci

Sayup-sayup jangkrik berbisik
Menertawakan tautan yang labil
Dulu benci, enggan berbalik
Kini berpadu saling memanggil

21 Juni 2021

Puisi di atas adalah salah satu puisi terpilih dari challenge puisi komunitas Ruang Sastra pada bulan Juni. 

Penulis bernama lengkap Neni Hariyati ini lahir di Simpang Empat pada tanggal 2 Juni 1996. Doyan makan bakso bersanding es teh botol, penyuka warna biru dan hujan. Memulai pendidikan di SDN 010033 Perk. Hessa, SMPN 3 di Simpang Empat, Madrasah Aliyah Swasta di Hessa Air Genting, lanjut Diploma 3 di Amik Royal Kisaran, dan sekarang sedang melanjutkan gelar sarjana di STAI Al Hikmah Tanjung Balai. 
Pernah bekerja sebagai ‘cungpret’ di salah satu Bank BUMN, dan kini telah hijrah ke dunia pendidikan. 

Kegiatan sehari-hari selain mengikuti kelas non reguler, juga disibukkan dengan aktivitas sebagai tenaga kependidikan tepatnya operator di Yayasan Mutiara Hikmah Hessa Perlompongan. Sesekali juga mengikuti agenda di komunitas QAF Hijrah Squad-Kisaran.

Pertama sekali terjun ke dunia literasi adalah di Komunitas Ruang Sastra @ruangsaastra dan sudah menyelesaikan antologi Meng(g)enang. 

"Mari berteman dengan saya di instagram @neni.hariyati dan  facebook Neni Hariyati.
Sayonara" 

“Jangan hidup dari menulis, tapi menulislah untuk tetap hidup”

ditulis kembali oleh Darsh