Pentingnya Membangun Masyarakat yang Inklusif bersama Bumi Disabilitas

Bumi Disabilitas merupakan salah satu komunitas sosial yang berdiri secara resmi sejak tahun 2017. Bumi Disabilitas  didirikan oleh seorang perempuan hebat yang bernama Yuni Widiawati, ia berprofesi sebagai bidan di salah satu klinik di kawasan Cimaung, Kabupaten Bandung. Komunitas sosial ini fokus pada isu dan kegiatan anak-anak disabilitas di alam terbuka. Komunitas sosial yang didirikan dengan tujuan untuk mewadahi anak-anak berkebutuhan khusus untuk belajar dan bermain di alam terbuka dengan menjadikan alam sebagai terapi, khususnya anak-anak disabilitas yang tidak mendapatkan kesempatan akses pendidikan, kesehatan dan menjembatani anak-anak disabilitas untuk bisa berinteraksi dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain itu komunitas ini juga memiliki tujuan untuk menumbuhkan kesadaran peduli disabilitas pada masyarakat dengan membangun budaya masyarakat inklusif dengan harapan menciptakan lingkungan yang inklusif untuk anak-anak disabilitas. Selama 6 tahun sejak berdirinya Bumi Disabilitas, komunitas ini telah memiliki total 10 anggota inti  dan memiliki kurang lebih seratus anak berkebutuhan khusus yang ditangani  atau tergabung dalam Bumi Disabilitas. Bumi Disabilitas juga melakukan terapi-terapi dengan media belajar dengan alam pada anak-anak berkebutuhan khusus yang masih kanak-kanak hingga beranjak dewasa yang kurang beruntung dan tiak mendapatkan penanganan medis dengan serius.

Setiap tahun Bumi Disabilitas menyelenggarakan beberapa acara yang melibatkan pihak dari luar komunitas dengan cara Open Volunteer. Acara terakhir Bumi Disabilitas pada yakni memperingati Hari Anak Internasional. Acara ini merupakan salah satu acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh Bumi Disabilitas. Namun tahun ini  sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya mereka membatasi volunteer yang masuk dan membantu yakni hanya 80 orang, karena adanya pandemi sehingga anggota volunteer dibatasi jumlahnya guna  mengurangi penyebaran virus Covid-19. Bumi Disabilitas juga melakukan kerja sama dengan Save Children guna memperluas jangkauan acara Hari Anak Internasional. Acara ini cukup menarik perhatian masyarakat sekitar untuk membuka pandangannya terhadap anak disabilitas dengan melihat pameran karya-karyanya. Selain itu ada beberapa acara yang telah sukses diselenggarakan oleh Bumi Disabilitas antara lain : World Disability Day 2017, Hari Anak Nasional 2018, World Disability Day 2018, Hari Ibu 2018, Social Field Trip & Bukber, Hari Anak Nasinal 2019.  Acara-acara yang diselenggarakan Bumi Disabilitas bertujuan untuk mengembangkan serta menyalurkan bakat-bakat anak disabilitas agar mendapatkan perhatian yang sama dengan anak-anak normal lainnya. Pendiri Bumi Disabilitas berharap dengan adanya komunitas ini dengan berbagai program kegiatan mulai dari kesehatan, edukasi, edukasi campaign, parenting hingga bumi disabilitas berbagi dapat menarik perhatian masyarakat terhadap anak-anak berkebutuhan khusus agar kemudian  tumbuh kesadaran akan kesetaraan anak berkebutuhan khusus dengan anak yang normal dan menciptakan lingkungan inklusif.

 Bumi Disabilitas kini baru berkembang di daerah Jawa Barat dan belum memiliki cabang  di derah lain. “Saya berharap Bumi Disabilitas segera memiliki cabang di  daerah lain dan tidak hanya di Jawa Barat” ungkap Sidiq salah satu anggota inti Bumi Disabilitas. Bumi Disabilitas merupakan wadah yang sangat unik dan menarik untuk dikembangkan karena Bumi Disabilitas mendukung  masyarakat untuk lebih menghargai dan menumbuhkan rasa simpati terhadap anak disabilitas, artinya mereka berharap seluruh masyarakat tidak lagi memandang anak disabilitas dengan sebelah mata. Anak disabilitas membutuhkan dukungan dari masyarakat agar dapat mengembangkan potensi dalam dirinya. Perkembangan komunitas-komunitas sosial yang fokus pada anak-anak disabilitas dengan tujuan mengembangkan potensi anak itu sangat peting. Oleh karena itu, Bumi Disabilitas yang juga merupakan komunitas sosial yang fokus pada anak disabilitas diharapkan mampu berkembang dan menciptakan masyarakat yag inklusif dan juga mampu mengembangkan dan mengapresiasi potensi anak berkebutuhan khusus.