Membantu Anak-Anak Wujudkan Mimpi Melalui Sirkus Sosial

 

Red Nose Foundation (RNF) adalah sebuah organisasi non-profit di bidang pendidikan kreatif, seni, dan pengembangan diri yang bertujuan untuk memberdayakan anak-anak yang hidup dalam keadaan kurang mampu. Sejak pertama kali didirikan pada tahun 2008 oleh Dan Roberts, hingga saat ini RNF masih terus aktif mengadakan berbagai macam program bagi anak-anak dan remaja di 2 lokasi belajar, yaitu Jurangmangu Community Center for Children (JCCC), Tangerang Selatan dan North Jakarta Community Center for Children (NJCCC), Cilincing, Jakarta Utara. Selain itu, RNF juga rutin membuat berbagai program bermanfaat bagi orang tua, guru, hingga masyarakat umum lainnya.

 

Salah satu program unggulan yang dimiliki oleh Red Nose Foundation sejak pertama kali berdiri 13 tahun yang lalu adalah Social Circus atau Sirkus Sosial. Program ini diadakan karena RNF percaya bahwa kegiatan sirkus yang unik dan menyenangkan dapat menarik minat anak-anak untuk bergabung dengan Red Nose Foundation. Dalam program ini, para siswa akan dilatih aneka trik dan keterampilan sirkus, seperti juggling, akrobatik, keseimbangan, dan masih banyak lainnya. Saat berlatih berbagai keterampilan ini, siswa akan belajar banyak nilai dan soft skills penting dalam hidup, seperti misalnya tanggung jawab, rasa percaya diri, dan kerja sama.

 

Setiap minggunya, Program Sirkus Sosial diadakan selama 20 jam. Para siswa yang mengikuti program ini dibagi ke dalam 4 tingkatan yang di masing-masing tingkat akan diajarkan materi yang bervariasi. Semakin tinggi tingkatannya, keterampilan sirkus yang diberikan pun akan menjadi lebih kompleks. Lalu, untuk memberikan para siswa kesempatan untuk tampil menunjukkan kebolehan mereka, Annual Circus Performances diadakan setiap tahunnya di Cilincing dan Bintaro. Pada acara tersebut, siswa-siswa Program Sirkus Sosial RNF akan mempersembahkan sebuah penampilan sirkus dari apa yang sudah dipelajari selama ini di hadapan orang tua dan masyarakat sekitar. Bagi para siswa yang sudah mencapai level 4, mereka juga memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Red Nose Performance Troupe atau Kelompok Pertunjukan Hidung Merah. Dengan menjadi anggota kelompok ini, para siswa berkesempatan untuk tampil menunjukkan kemampuan sirkus mereka di berbagai acara di luar RNF. Contohnya adalah saat mereka diundang untuk tampil pada perayaan Hari Anak Nasional 2019 di stasiun TV Indosiar, tampil di acara talk show Hitam Putih, dan mengadakan pertunjukkan serta workshop sirkus bagi para pengunjung acara pembukaan MRT Jakarta. 

 

Pengalaman tampil para siswa Red Nose Foundation tidak hanya sebatas di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Pada tahun 2018, RNF beserta CircEsteem, sebuah organisasi non profit di bidang sirkus mengirim 8 orang siswa untuk mengikuti Social Circus Exchange Program yang diadakan di Chicago, Amerika Serikat. Selama sebulan, mereka mendapatkan kesempatan untuk mempelajari banyak keterampilan sirkus baru sekaligus berkenalan dengan anak-anak serta remaja dari berbagai negara. Pada tahun 2021 ini, 6 siswa dari RNF mengikuti Festival Sirkus Virtual yang diadakan oleh CircEsteem (Chicago) bersama dengan Zip Zap Circus (South Africa), Escuela Nacional de Circo (Puerto Rico), Wise Fool (New Mexico), Fern Street Circus (San Diego) dan Circus Harmony (St. Louis). Semua hal ini tentunya merupakan kesempatan istimewa yang sangat bermanfaat dimana para siswa bisa mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan sekaligus menambah wawasan. Selain ke Amerika Serikat, RNF juga pernah mengirim para siswa dan instrukturnya mengikuti festival di negara lain, seperti Polandia dan Kamboja.

 

Di tengah pandemi COVID-19, Program Sirkus Sosial tetap diadakan, meskipun harus dilaksanakan secara daring. Para instruktur pun melakukan sejumlah penyesuaian dan inovasi dalam menyampaikan materi. Contohnya adalah dengan membuat video tentang cara melakukan suatu trik sirkus atau membuat alat sirkus sendiri. Dari rumah masing-masing, para siswa juga tetap bersemangat mengikuti kegiatan pembelajaran, seperti melakukan gerakan sirkus yang bisa dilakukan secara individu dan berkreasi mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi alat sirkus. Walaupun siswa hanya melakukan aktivitas di rumah saja, mereka akan tetap memiliki kegiatan yang bermanfaat untuk melatih kreativitas dan kemampuan motorik.

 

Meskipun kegiatan Sirkus Sosial belum umum dilakukan di Indonesia, Red Nose Foundation percaya bahwa program ini memiliki banyak manfaat dan merupakan salah satu alat yang efektif untuk menarik minat anak-anak agar nantinya tertarik mengikuti kegiatan pembelajaran lainnya. Dengan membekali para siswa aneka keterampilan sirkus, para siswa menjadi memiliki suatu keterampilan unik yang dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka. Tak hanya itu, proses latihannya pun mengajarkan mereka berbagai nilai positif, seperti menjadi lebih disiplin, pantang menyerah, dan mempunyai semangat berkolaborasi. Sifat-sifat inilah yang RNF harapkan untuk para siswa miliki melalui pembelajaran dan menerapkannya di kehidupan dalam usaha mereka menggapai mimpi.