Journaling

 

 

Journaling itu apa sih?

Journaling itu kegiatan dimana kamu nulis apa aja yang di pikiran kamu entah itu perasaan, goals, to-do-list, apa aja deh di kertas atau di gadget.  Journaling termasuk kegiatan yang ada “Keystone Habit” nya. Keystone Habit itu kebiasaan yang bakal ngasih kamu banyak manfaat sekaligus, ketika kamu jadikan kegiatan itu sebagai sebuah kebiasaan. 

Emang manfaatnya apa aja?

Jika kamu mengira bahwa kegiatan jorrnaling itu cuman punya manfaat buat kesehatan mental kamu, kamu salah. Faktanya, journaling juga bermanfaat untuk kesehatan fisik kamu. 

Ini beberapa dampak positifnya untuk kesehatan mental:

  1. Mengurangi rasa stress

Otak manusia itu isinya banyak banget dan kadang kita ga bisa mengekspresikan perasaan itu. nah, pas kamu journaling, kamu bisa nulis apa yang kamu rasain dan itu bakal ngebantu kamu mengenali perasaan kamu sendiri serta bisa bikin kamu lega

  1. Membantu kamu introspeksi diri 

Setelah kamu nulis jurnalmu, coba tinggalin untuk 1 atau 2 jam. abis itu kamu balik lagi dan baca tulisan kamu, pada saat itu kamu bisa mengamati diri kamu lebih baik lagi.

  1. Membantu kamu yang punya masalah mental

Journaling bisa membantu kamu yang punya masalah tentang anxiety, depression, dan trauma. Dengan journaling kamu membantu pikiran kamu agar tidak berpikiran macam-macam serta membantumu dalam melihat kemajuan pengobatan mu.

Dan untuk kesehatan fisik akan berdampak pada:

  1. Membantu menajamkan ingatan 

Journaling membantu ingatan kamu untuk mengingat sesuatu yang sudah terlewat. misalnya, kamu seorang content creator dan di tengah kamu jalan-jalan sore, kamu dapet inspirasi terus kamu langsung tulis ide itu di jurnal mu. Saat kamu buka jurnalmu di rumah, otakmu otomatis akan memproses jenis konten seperti apa yang akan dibuat sesuai dengan ide yang kamu tulis. 

  1. Meningkatkan imun tubuh

Penelitian menunjukkan bahwa dengan journaling, imun tubuh dapat meningkat dan mengurangi kemungkinan kamu akan sakit. hal ini karena ketika kamu menulis jurnal, kamu ngelepasin stress yang ada di pikiran kamu.

  1. Meningkatkan fungsi emosional

Ketika journaling, kamu terhubung dengan batin kamu, sehingga hal ini bisa membantu otak untuk mengatur emosi. Penelitian menunjukkan bahwa menulis bisa membantu seseorang untuk lebih terstruktur dan adaptif terhadap lingkungan sekitar.

 

Lalu pertanyaannya, gimana sih cara untuk memulai journaling?

Tanyakan alasan kamu menulis kepada dirimu sendiri. tiap orang bisa memiliki alasan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu harus tahu dulu kenapa kamu melakukan kegiatan ini. 

Jika kamu belum menemukan jawabannya, ada tiga contoh topik yang bisa kamu coba!

  1. Tulis aktivitasmu

Tulis apa yang kamu lalukan hari ini, tanpa patokan. Kamu bisa mulai menulis dari bangun tidur jam berapa, sarapan sama apa, bicara sama siapa aja, mau ngapain aja, apa saja terserah kamu.

  1. Hal yang buat kamu khawatir

Dengan kamu menulis sesuatu yang buat kamu khawatir, kamu bisa mengurangi sedikit rasa stress kamu. Setelah itu, kamu bisa coba tulis solusi apa aja yang bisa kamu lakuin supaya nggak khawatir lagi. 

  1. Keputusan yang kamu buat

Kadang kala kamu dihadapkan oleh beberapa pilihan yang sulit untuk dipilih, dengan kamu menulis pilihan-pilihan itu kamu bisa memasukkan pro dan kontra di tiap pilihannya, sehingga kamu bisa memutuskan pilihan terbaik untuk kamu. 

 

Oleh: Rani Oktavia Sari