Zodiak dan Ramalannya Tentang Hidup lo, Emang Fakta atau Fiktif?

Siapa di sini yang suka banget baca-baca tentang zodiak dan prediksinya mengenai kisah cinta, nasib, sifat dan pasangan serasi lo? Wih canggih dong, tapi emang bener? 

Kita ulik sejarahnya dulu, deh!

Lebih dari 2300 tahun yang lalu, masyarakat Babilonia membagi langit jadi 12 rasi bintang dan percaya kalo posisi benda langit saat kita lahir bisa mempengaruhi hidup dan masa depan.

ilmu itu dinamakan Astrologi atau ilmu yang mengkaji benda-benda langit dan memahaminya sebagai sesuatu yang memengaruhi kehidupan manusia dan peristiwa masa depan. Tapi, Astrologi gak pake metode ilmiah dan cuma pake ramalan untuk melihat hal-hal yang gue sebutin tadi.

Dari definisi Astrologi aja, lo udah bisa nentuin, kira-kira ramalan Zodiak yang lo baca itu fakta atau fiktif sih? 

Kalo lo jawab fakta, seratus buat lo yang jawab fiktif. Meskipun secara Psikologi sifat bisa dipengaruhi oleh keadaan di luar tubuh alamiah lo, seperti kutipan “orang baik adalah orang jahat yang tersakiti” tapi posisi benda langit gak akan bisa nentuin sifat, jodoh, rezeki bahkan masa depan lo. 

Tapi ramalan zodiak sama fakta tentang gue mirip, kok?

Dalam Psikologi, kejadian itu disebut validasi subjektif, yaitu ketika dua kejadian acak dihubungkan untuk memenuhi ekspektasi lo. Dengan kata lain, lo ngehubungin sifat ke ramalan zodiak yang nipu lo pake Barnum Statement.

Gue kasih contoh Barnum Statement, nih.

  1. Lo punya kebutuhan untuk selalu disukai dan dipuja orang lain

  2. Banyak potensi yang belum lo gali

  3. Lo sering ragu sama keputusan lo sendiri

  4. Lo sering ngerasain cinta sepihak

Gimana, relate gak? Mungkin 3/4 pernyataan, lu bilang “ini mah gue banget!”

Tinggal dihubungin deh tuh sama zodiak, golongan darah, warna kesukaan, tipe rambut sampe panjang pendek kuku kaki, semuanya bisa jadi relate banget sama kehidupan lo.

Bahkan gue yang nulispun ngerasain, apalagi statement ke 4, Haha! Jadi, jangan mau dikibulin lagi ya!