Chronotype

Pernahkah kamu merasa heran dengan temanmu yang tidur lebih sebentar namun tetap memiliki performa baik, sedangkan kamu masih membutuhkan tidur siang?

 Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa kamu kesulitan berkonsentrasi di pagi hari, tetapi lebih produktif di malam hari?

Hal tersebut  karena manusia memiliki jam biologis di tubuhnya. Namun, jam biologis setiap orang tidak selalu memiliki pengaturan yang sama.

Jam biologis atau disebut juga pengatur waktu sirkadian merupakan sekumpulan saraf yang disebut suprachiasmatic nucleus (SCN). Saraf-saraf ini berada di dalam hipotalamus, yaitu bagian dari otak yang menghasilkan hormon.

Dalam bukunya, The Power of When, Dr. Michael Breus mengklasifikasikan manusia berdasarkan jam biologisnya menjadi empat kategori: lumba-lumba, singa, beruang, dan serigala. Klasifikasi ini disebut kronotipe.

Lumba-lumba

  • 10% dari populasi.

  • Memiliki dorongan tidur rendah. Mudah terbangun oleh suara atau gangguan sekecil apapun. Rentan mengalami insomnia.

  • Waktu paling produktif: sesekali di sepanjang hari.

  • Tips: Beristirahatlah selama beberapa kali dalam sehari agar dapat mengisi ulang energi.

Singa

  • 15-20% dari populasi.

  • Dorongan tidur menengah, bangun lebih awal dan merasa lelah menjelang sore hari. Dapat tertidur lelap dengan cepat.

  • Waktu paling produktif: Pagi hari.

  • Tips: Mengerjakan tugas-tugas yang menantang di pagi hari agar bisa beristirahat di sore hari.

Beruang

  • 50% dari populasi

  • Dorongan tidur tinggi, pola tidur dan terjaga sesuai siklus matahari. Mulai merasa lelah di pertengahan hari hingga akhir petang.

  • Waktu paling produktif: Penghujung pagi.

  • Tips: Kerjakan pekerjaan berat di pagi hari.

Serigala

  • 15-20% dari populasi

  • Dorongan tidur menengah. Sulit bangun pagi dan tidak merasa lelah sampai tengah malam atau lebih larut lagi.

  • Tidur siang membuat orang-orang dengan kronotipe ini tidak bisa tidur di malam hari.

  • Waktu paling produktif: Penghujung pagi dan penghujung petang.

  • Tips: Kerjakan tugas-tugas yang paling menantang di sore atau malam hari.

Dengan mengetahui kronotipemu, kamu bisa mengatur ulang jadwal harian dan mengerjakan tugas-tugas penting di waktu paling produktif bagimu. Selain itu, kamu juga bisa menyesuaikan durasi dan waktu tidur agar sesuai dengan kebutuhanmu!

Nah, setelah mengetahui ciri-ciri dari keempat kronotipe, kira-kira apa kronotipemu? Jika masih ragu, kamu bisa mengikuti tes di www.thepowerofwhenquiz.com.