Yuk Laporkan Sexual Harassment di Ruang Publik! #MariMulai #LaporkanPelecehan

Hi Hapepps!! Kalian tau ga sih? Kasus kekerasan seksual belakangan ini semakin sering terjadi loh. Dan yang lebih mengagetkan nya lagi, kasus kekerasan seksual yang terjadi dalam ruang publik menjadi kasus kedua terbesar di Indonesia, setelah kasus kekerasan lainnya pada perempuan.

Kasus kekerasan seksual terhadap wanita tersebut pada umumnya sering terjadi dalam bentuk perkosaan, pelecehan seksual dan eksploitasi seksual. Kasus terbanyak adalah perkosaan selanjutnya adalah perdagangan perempuan untuk tujuan seksual dan pelecehan seksual. 

Pelecehan seksual diakui dapat menimpa siapa saja: kelas ekonomi, ras, jenis kelamin apa pun. Sering kali adanya masalah pelecehan seksual di Indonesia yang terjadi tanpa adanya penyelesaian yang berarti. Seperti salah satu contoh kasus yang baru baru ini terjadi adalah kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh wakil kepala sekolah salah satu SMA Negeri di Bekasi yang melakukan tindakan tidak terpuji tersebut terhadap salah satu muridnya ataupun kasus dimana seorang pria di angkutan umum yang mempertontokan alat kelaminnya kepada salah satu penumpang.

Tetapi terkadang masih banyak korban pelecehan seksual yang malu atau enggan untuk melaporkan kasusnya dikarenakan rasa malu, trauma, serta tidak mendapat dukungan dari orang- orang terdekatnya. Padahal korban pelecehan seksual berhak dan bisa menuntut keadilan untuk membuat pelaku  ditangkap, dengan melaporkannya. 

Buat kamu yang masih bingung atau belum tahu mengenai alur pelaporan kasus pelecehan seksual, perhatikan dan ikuti alurnya di bawah ini!

1. Segera lakukan visum di pelayanan kesehatan terdekat. Ini digunakan sebagai bukti pelecehan!

2. Laporkan ke kantor polisi terdekat, dan jangan lupa membawa bukti

3. Laporkan kepada Ombudsman, jika laporan kasus pelecehan seksualmu diabaikan pihak kepolisian

 

Jangan takut untuk melaporkan kasus pelecehan seksual dan buat pelaku menjadi jera. Buat kamu yang menjadi saksi, kamu bisa membantu korban dengan melaporkan ke beberapa kontak di bawah ini:

Call Center Komnas Perempuan di nomor  (021) 3903963 atau (021) 80605399

Layanan pengaduan masyarakat Kemenpppa: 082125751234 (Situs Kemenpppa.go.id)

Semoga artikel ini membantu, ya!