Wajib Kenali! 3 Faktor Risiko yang Bisa Membuat Seseorang Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual

Masalah kekerasan seksual merupakan bentuk kejahatan yang melecehkan dan menodai harkat kemanusiaan, serta patut dikategorikan sebagai jenis kejahatan melawan kemanusiaan. Yang kita ketahui pun akhir-akhir ini juga banyak sekali masalah kekerasan seksual terlebih pada wanita.

Terjadinya kekerasan seksual bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Salah satunya adalah dengan melihat kondisi yang dimiliki oleh tiap-tiap individu, entah ia yang menjadi korban atau pelaku.
Kondisi ini bisa menjadi faktor risiko yang menyebabkan seseorang menjadi pelaku. Walau begitu, dimungkinkan juga ada penyebab lain yang muncul dari hal ini. Lalu, seperti apa saja faktor-faktor risiko tersebut?

Berikut merupakan faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang menjadi pelaku kekerasan seksual :

1. Keterampilan sosial yang buruk

Orang akan cenderung memiliki risiko menjadi pelaku ketika ia berketerampilan sosial yang buruk. Ia tidak bisa mengembangkan relasi sosial, sehingga memiliki hubungan yang tegang dengan orang dewasa lainnya.

2. Perasaan tidak berdaya

Perasaan tidak berdaya berkaitan dengan keterampilan sosial yang buruk. Ketika seseorang menjalani hubungan yang penuh dengan ketegangan, maka ia tidak pernah merasa puas dengan hubungan tersebut. Selalu akan merasa cemas, tidak aman, terganggu dengan hubungan tersebut, sehingga tidak akan pernah tercapai kepuasaan dalam hubungan tersebut.

3. Masalah seksual

Masalah seksual ini seperti ereksi, ejakulasi dini. Itu akan meningkatkan risiko seseorang untuk menjadi pelaku kekerasan seksual. Faktor-faktor risiko lainnya yaitu seperti hubungan yang tegang dengan orang dewasa, kerentanan dalam hal maskulinitas, harga diri rendah, perasaan terhina, kesepian, dan masalah keterikatan emosional.

Kesempatan Juga Salah Satu Faktor Penyebab

Namun, perlu digaris bawahi bahwa seseorang yang memiliki ciri-ciri risiko seperti yang telah disebutkan bukan berarti orang tersebut sudah pasti sebagai pelaku kekerasan seksual. Itu semua hanyalah risiko, kemungkinannya.

Banyak hal lainnya yang kemudian menjadikan seseorang dapat menjadi pelaku kekerasan seksual. Bahwasannya risiko memang ada, tetapi apabila kesempatan tidak ada, kekerasan juga tidak akan terjadi.

"Jadi itu yang harus kita lihat. Apakah itu memiliki risiko? Kesempatannya ada atau tidak? Bisa dicegah atau diminimalisir tidak? Itu yang kemudian kita lakukan sebagai bagian dari masyarakat untuk menilainya"

Penulis : Shafira Ramadhanti
Sumber: Liputan6.com