Tips untuk Jobseeker: Menyikapi Penolakan Saat Melamar Pekerjaan

Salah satu kendala para jobseeker adalah menghadapi penolakan saat melamar pekerjaan. Seringkali jobseeker butuh puluhan bahkan ratusan proses melamar sebelum benar-benar diterima.

 

Mengapa seseorang perlu tahu cara menyikapi penolakan tersebut?

Penolakan yang dihadapi terus menerus berpotensi mematahkan semangat jobseeker. Bisa jadi seseorang merasa kurang worth it atau rendah diri.

Menyikapi penolakan akan menjadi lebih sulit ketika seorang jobseeker menghadapi tekanan dari sisi keuangan, misalnya uang tabungan mulai menipis dan tidak adanya sumber penghasilan lain.

 

Lantas, bagaimana menyikapi penolakan saat melamar pekerjaan agar bisa bangkit kembali?

 

1. Sadari bahwa ada banyak faktor di balik penolakan

Penolakan bukan berarti kamu tidak berusaha dengan giat. Beri waktu diri sendiri untuk menata hati dan pikiran.

Sadari bahwa suatu pekerjaan mungkin bukan ditujukan untukmu. Ada kandidat lain dengan perolehan nilai yang lebih tinggi atau kandidat internal yang diberikan posisi tersebut.

 

Mengutip Dr. Steve Maraboli, “setiap kali saya berpikir saya ditolak oleh sesuatu yang baik, ternyata saya diarahkan kepada hal yang lebih baik”

Mungkin penolakan tersebut adalah tanda bahwa kamu berada di tempat dan waktu yang kurang tepat.

 

2. Temukan kelebihan

Seseorang yang menghadapi penolakan saat melamar pekerjaan cenderung berkecil hati dan sulit menerima keadaan. Guna merasa lebih baik, berusahalah untuk menemukan kelebihan diri sendiri. Tidak perlu membandingkan dengan kandidat lain, fokus pada diri sendiri.

Menemukan kelebihan dapat membantu mengembalikan rasa percaya diri, sehingga dapat bersiap untuk melamar lowongan kerja lain.

 

3. Lakukan evaluasi

Setelah menerima penolakan sepenuh hati serta menyadari kondisi tersebut tidak bisa diubah, seseorang akan merasa lebih siap melakukan evaluasi dari proses melamar pekerjaan tersebut.

Lakukan evaluasi mandiri dengan mengingat kembali proses yang telah dilalui selama melamar pekerjaan. Mungkin ketika interview, ada jawaban yang kurang memuaskan recruiter atau seseorang terlambat datang.

 

Evaluasi juga dapat dilakukan dengan meminta feedback dari tim recruiter. Balas pesan atau email penolakan dengan meminta feedback untuk mengetahui alasan di balik keputusan tersebut.

 


Sumber Thumbnail: Vector Stock