Masalah Kecanduan HP: Kapan Produktifnya?

Menurut KKBI, produktif adalah bersifat atau mampu menghasilkan sesuatu dalam jumlah yang besar, memberikan hasil, dan juga mendatangkan manfaat. Kalau menurut Herjanto, produktivitas merupakan suatu ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal.

Berarti seseorang yang produktif adalah orang yang mampu memanfaatkan waktunya dengan mengerjakan tugasnya dengan baik untuk hasil yang maksimal. Walaupun begitu tidak jarang orang-orang merasa kesulitan untuk produktif karena beberapa hal, mungkin tidak memiliki manajemen waktu yang baik, tidak memiliki skala prioritas dalam kehidupan pribadi maupun untuk pekerjaannya, dan musuh yang paling mengganggu adalah gadget.

Semua orang rasanya sudah memiliki HP, bahkan anak kecil pun sekarang juga sudah ahli dalam menggunakan HP dibandingkan orang yang sudah berumur. Di zaman sekarang semua informasi bisa didapatkan dengan mudah melalui genggaman kita saja, yaitu HP. Dengan begitu kadang kita tidak ingin melewatkan satu momen atau informasi sekali pun sehingga membuat kita dikit-dikit liat HP bahkan kecanduan main HP.

Semua hal pastinya memiliki dampak baik dan dampak buruknya masing-masing, tergantung bagaimana kita sendiri yang mengatur batasan-batasan yang ada. Susan Weinschenk mengatakan hormon dopamine menjadi alasan orang-orang menjadi kencanduan HP. Sudah banyak yang mengetahui kalau dopamine sendiri merupakan hormon yang bekerja untuk mengatur rasa senang di dalam tubuh kita.

Tidak kaget kalau banyak sekali orang-orang yang kecanduan HP sampai lupa akan diri dan tanggung jawabnya. Tidak ada salahnya untuk menggunakan HP karena segala informasi dari ekonomi, politik, dunia hiburan, dan juga sosial budaya semuanya sangat cepat dan perlu kita ketahui agar at least mengetahui apa yang sedang terjadi di luar sana.

Yang terpenting tahu waktu dan jangan melupakan tanggung jawab, boleh menggunakan HP jika di luar jam kerja dan sudah menyelesaikan semua pekerjaan agar tetap menjaga konsentrasi dan fokusnya tidak terbagi dua.