Tanda Seseorang Terlalu Memaksakan Diri

Seseorang yang memaksakan diri artinya memberikan tekanan terlalu besar pada dirinya sendiri dan melampaui batasan kemampuan. Memaksakan diri juga dapat dijumpai pada situasi ketika seseorang mengorbankan sesuatu dengan terpaksa.

 

Ada banyak contoh dalam kehidupan sehari-hari yang bisa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memaksakan diri. Mahasiswa yang belajar untuk mempersiapkan ujian dengan begadang, seorang karyawan yang bekerja selama satu minggu penuh, dan masih banyak lagi.

 

Tanda seseorang terlalu memaksakan diri

1. Merasa harus menjadi sempurna

Memaksakan diri ditandai dengan keinginan untuk harus menjadi sempurna. Membuat standar yang tinggi memang baik, namun keinginan untuk tidak membuat kesalahan sedikit pun hanya akan menimbulkan rasa stres.

Jika tujuan tidak tercapai, seseorang menjadi menyalahkan diri sendiri dan tidak menghargai progress kecil yang telah dilakukan.

 

2. Menunda self-care sampai pekerjaan selesai

Tanda seseorang memaksakan diri adalah melakukan self-care seperti makan dan istirahat, ketika pekerjaan telah selesai. Budaya hustle culture mungkin berkontribusi pada situasi semacam ini.

 

Tidak jarang dijumpai seseorang yang hanya makan satu kali karena mengejar deadline pekerjaan, atau memilih untuk tidak tidur demi bekerja.

Ungkapan “kerja, kerja, tipes” yang berlalu lalang di media sosial menunjukkan kondisi seseorang yang memaksakan diri. Ia tidak akan berhenti bekerja sebelum jatuh sakit, which is sesuatu yang toxic.

 

3. Memberikan hukuman pada diri sendiri

Seseorang memberikan hukuman pada diri sendiri jika gagal mencapai target yang mungkin saja terlalu tinggi. Kehidupan yang serba cepat menjadikan seseorang cenderung ingin mencapai hal besar dalam waktu singkat. Artinya tujuan tersebut menjadi lebih sulit untuk dicapai.

 

Masalah dalam kegagalan tersebut bisa jadi bukan karena seseorang malas atau tidak produktif, namun rasa ego seseorang. Rasa ego ini menyebabkan overconfident, sehingga berlebihan dalam membuat ekspektasi.

 

4. Mengerjakan sesuatu lebih dari yang diminta

Bertanggung jawab dan menyelesaikan pekerjaan adalah etos kerja yang baik dan harus dimiliki. Namun jangan sampai mengiyakan semua tugas sampai bekerja lembur, sementara rekan kerja lain tidak memberi bantuan atau memedulikan.

 


Sumber Thumbnail: Vector Stock