Kiat Mengatasi Teman yang Suka Playing Victim

Playing victim adalah sikap seseorang yang menganggap dirinya sebagai korban dalam suatu masalah dan melemparkan tanggung jawab kepada orang lain. Teman yang playing victim tentu perlu diatasi agar lingkaran pertemanan tidak menjadi toxic dan merugikan.

 

Bagaimana karakter teman yang playing victim?

Teman yang gemar playing victim akan berusaha menghindari tanggung jawab, selalu membuat alasan agar tidak mengerjakan sesuatu. Mereka merasa paling kesusahan sehingga tidak dapat dibebankan dengan tugas baru.

 

Selain itu, teman yang playing victim menganggap bahwa ia tidak seharusnya mengalami kejadian yang buruk. Ketika hal yang tidak diinginkan terjadi, mereka selalu lari dari permasalahan atau ingin lepas tangan karena menempatkan diri sebagai korban.

 

Teman yang melakukan playing victim ingin untuk memengaruhi pemikiran dan penilaian orang lain terhadap dirinya. Mereka ingin orang lain membenarkan tindakannya dan memberikan perhatian pada situasi yang dimiliki.

 

Kiat mengatasi teman yang suka playing victim

1. Berani membuat batasan

Jangan biarkan teman melewati batas dengan selalu mengiyakan alasan mereka. Hal ini membuat teman yang suka playing victim berpikir bahwa orang lain akan selalu menerima alasan mereka.

 

Mengatasi playing victim dapat dilakukan dengan tidak memberikan “panggung”. Mereka akan terus melakukan playing victim selama diberikan pengakuan dan excuse mereka diterima.

 

2. Komunikasikan dengan teman yang playing victim tersebut

Daripada membicarakan di belakang orang lain dan melibatkan orang ketiga, beranikan diri untuk mengajak bicara teman yang playing victim tersebut. Jangan hanya menyalahkan, namun sampaikan kendala yang disertai dengan fakta.

 

Momen komunikasi tersebut sebaiknya tidak meleset menjadi ajang mencari-cari kesalahan dan menyudutkan teman yang playing victim tersebut.

 

Last but not least, seseorang perlu mencegah agar dirinya juga tidak menerapkan playing victim, entah untuk menghindari tanggung jawab atau alasan apapun. Buat orang lain merasa nyaman berada di sekeliling. Ciptakan lingkaran pertemanan yang sehat.

 


Sumber Thumbnail: Vecteezy