Tips Karir: Proses Rekrutmen dengan Focus Group Discussion (FGD)

Penggunaan metode focus group discussion atau FGD dapat dijumpai di kantor saat melakukan brainstorming strategi, kelas mahasiswa, juga proses rekrutmen pekerjaan.

 

Apakah focus group discussion itu?

Focus group discussion adalah diskusi untuk membahas suatu topik spesifik. Merujuk pada Glints, dalam FGD akan ada satu orang yang bertugas memimpin jalannya diskusi.

Pada akhir sesi focus group discussion perlu dibuat sebuah kesimpulan dari seluruh pembahasan dari topik spesifik tersebut.

 

Menurut Statistics Solutions, dalam interview yang menggunakan model focus group, jumlah peserta yang terlibat akan dibatasi agar tetap fokus dan mencegah dominasi oleh beberapa peserta.

 

Mengapa proses rekrutmen memakai metode focus group discussion?

Saat rekrutmen, para recruiter ingin melihat kompetensi kandidat, salah satu caranya adalah melakukan focus group discussion.

Melalui FGD, setiap kandidat akan menunjukkan tingkat pemahaman terhadap suatu topik yang relevan dengan posisi yang dilamar.

 

Selain topik yang berkaitan langsung dengan posisi yang dilamar, FGD juga dapat membahas topik yang berkaitan dengan soft skill atau problem solving.

Misalnya suatu rekrutmen memberikan topik berupa studi kasus “kendala dalam koordinasi dan cara mengatasinya”.

Para kandidat diharap dapat menunjukkan wawasan dan kompetensi terkait komunikasi dan kemampuan mengelola tim ketika mendiskusikan topik tersebut.

 

Bagaimana melakukan focus group discussion?

Lebih lanjut Statistics Solutions menyebutkan bahwa dalam focus group, peserta akan diberikan prompts atau semacam petunjuk.

Petunjuk dalam hal ini dapat berupa pertanyaan atau pernyataan untuk direspon oleh peserta. Focus group discussion tidak dilakukan dengan memberikan daftar pertanyaan yang panjang untuk dijawab peserta, melainkan membiarkan mereka berdiskusi secara natural.

 

Pemimpin atau fasilitator diskusi bertugas mengembalikan pembicaraan pada topik ketika peserta mulai melenceng dan melupakan inti diskusi.

 

Focus group discussion dapat mengulik hal yang mungkin belum nampak dari sesi interview, keduanya bisa saling melengkapi.

 

Sesi focus group discussion menunjukkan secara langsung seberapa baik skill komunikasi, kemampuan mendengarkan dan menyerap informasi, serta potensi seorang kandidat dalam melakukan kolaborasi. Selain itu recruiter juga dapat melihat bagaimana kandidat mengatasi situasi perbedaan pendapat selama diskusi.

 


Sumber Thumbnail: Leverage Edu