Kenali Beberapa Tanda Kesepian

Kesepian menurut Dr. Stephanie Cacioppo, Asisten Profesor Universitas Chicago, adalah ketika adanya perbedaan antara apa yang diharapkan dengan apa yang dialami. Di satu sisi kita berharap ada teman, tapi di realita, ternyata yang kita harapkan tidak ada.

 

Kesepian adalah perasaan dimana seseorang merasa hampa, tidak bergairah dan merasa tidak diinginkan. Orang yang kesepian biasanya akan menghabiskan lebih banyak waktu sendiri untuk tidur, melihat media sosial atau lebih banyak melamun. Kesepian adalah suatu keadaan mental, namun jika dibiarkan bisa mengakibatkan stres hingga Depresi. 

 

Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa kita sedang mengalami kesepian. 

 

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2011 mengaitkan kesepian dengan fragmentasi tidur, yang didefinisikan sebagai “gairah dan bangun yang mengganggu tahap normal dan arsitektur tidur.” Dengan kata lain, saat tidak bisa tidur sepanjang malam, dan terus terbangun mungkin itu adalah tanda pasti bahwa dirimu sedang memiliki banyak beban pikiran.

 

Satu studi terhadap 2.500 orang selama enam tahun menemukan bahwa kesepian menyebabkan orang sering pergi keluar dan membeli barang-barang materi. Jadi, jika tiba-tiba menemukan dirimu terpaku pada harta benda dan berbelanja lebih dari biasanya, mungkin dirimu sedang mengisi kekosongan.

 

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah “Emotion”, para peneliti menemukan hubungan antara “kehangatan” fisik dan sosial. Pada dasarnya, jika seseorang merasa dingin secara sosial (alias kesepian), mereka cenderung mencoba mengganti kehangatan emosional dengan kehangatan fisik dengan mandi air panas atau berlama-lama di kamar mandi.

 

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Texas di Austin menemukan semakin kesepian dan depresi seseorang makan semakin besar kemungkinan mereka menonton TV atau menatap layar ponsel untuk scrolling media sosial untuk mengisi kekosongan pikiran.
 

Thumbnail: CNN Indonesia