Mengenal Konflik Serta Jenisnya

Apakah kamu pernah berada dalam situasi di mana satu sama lain memiliki pendapat yang berbeda dan saling berusaha mengedepankan pendapatnya? Jika kamu mengalami perbedaan pendapat apa yang akan kamu lakukan?

Apa Itu Konflik?

Pastinya kamu pernah mendengar kata konflik atau bahkan kamu pernah memiliki konflik dengan orang lain dan juga kelompok tertentu. Menurut Fisher, konflik merupakan hubungan antara dua pihak (kelompok atau individu) yang memiliki pendapat, pemikiran, dan juga tujuan yang berbeda atau tidak sejalan. Terjadinya konflik dapat disebut sebagai hal yang umum dan juga wajar terjadi dikarenakan setiap orang memiliki perbedaan nilai, status, kekuasaan, tujuan, kepercayaan, dan juga budaya.

Walaupun konflik itu terlihat sebagai kata yang negatif yang bahkan bisa sampai merusak suatu hubungan, tidak akan terjadi apabila dua pihak sama-sama berpikir dengan kepala yang dingin. Adanya interaksi saat adu argumen juga menjadi salah satu tanda terjadinya konflik.

Rasanya tidak mungkin bahkan mustahil jika dalam kehidupan sehari-hari tidak mengalami konflik atau melihat langsung konflik yang sedang terjadi. Perselisihan yang kamu lihat atau kamu rasakan sendiri berawal dari pemikiran kamu, pikiran tentang eksistensi diri atau orang lain. Disebutkan diawal kalau konflik sangat umum dan wajar terjadi di kehidupan sehari-hari, mustahil jika tidak pernah mengalami konflik karena salah satu macam-macam konflik dari banyaknya macam adalah konflik dengan diri sendiri (konflik intrapersonal).

Konflik dengan diri sendiri terjadi dalam pikiran kita, mungkin orang lain tidak menyadarinya dan kamu juga tidak menyadari orang lain sedang merasakan konflik intrapersonal pada saat ini juga. Konflik internal ini bisa terjadi karena berbagai macam alasan dari yang besar sampai hal yang terlihat kecil bisa menjadi penyebab konflik intrapersonal.

Contohnya dari konflik intrapersonal sendiri adalah ketika kamu ingin memesan kopi tetapi sebenarnya uang itu untuk keperluan yang lainnya atau ditabung, maka terjadilah konflik karena terdapat tujuan dan pemikiran yang tidak sejalan.