4 Cara Ampuh Dalam Menangani Konflik

Apa Itu Konflik?

Konflik menurut Daniel Webster adalah sebagai persaingan atau pertentangan antara pihak-pihal yang tidak cocok satu sama lain dan keadaan atau perilaku yang bertentangan. Dapat disimpulkan kalau konflik merupakan hubungan antara dua pihak yang memiliki tujuan dan pendapat yang tidak sejalan karena terdorong dari perbedaan cara pandang, nilai, status, kepercayaan, budaya dan lain sebagainya.

Jika terjadi konflik ada baiknya untuk menanganinya dengan baik, berikut 4 cara ampuh yang dapat dilakukan untuk menangani konflik:

1. Menjadi Pendengar Yang Baik

Ketika konflik terjadi, biasakan untuk mendengarkan pendapat atau argumen pihak lain. Perlu diketahui banyak yang mengiginkan bicara tapi banyak juga yang kadang tidak mau mendengarkan pendapat orang lain. Tidak mau mendengar argumen orang lain bisa terjadi karena merasa pendapatnya yang paling benar dan meremehkan pihak lawan.

Untuk menyelesaikan konflik dengan baik dibutuhkan juga penanganan yang baik, maka dari itu tidak ada salahnya untuk mencoba untuk pendengar yang baik.

2. Fokus Pada Masalah

Cobalah untuk fokus pada masalah atau pemicu terjadinya konflik, jangan memfokuskan diri untuk menyalah-nyalahkan orang lain. Dengan mencari akar dari permasalahan dan fokus untuk menyelesaikan masalah, pastinya konflik yang sedang terjadi bisa menjadi sebuah pembelajaran dan merekatkan hubungan antara kedua belah pihak.

3. Melakukan Diskusi

Jangan sampai ketika terjadi konflik tidak dibicarakan, ketika tidak ada diskusi justru membuat konflik itu menjadi menyebar kemana-mana. Terjadinya kesalahpahaman karena saling berasumsi sendiri. Sebelum melakukan diskusi, pastikan untuk sama-sama berkepala dingin, open minded, mau mendengarkan alasan dan pendapat pihak lain agar lancar.

4. Mengambil Keputusan Bersama

Setelah sudah menjadi pendengar yang baik, fokus pada masalah dan juga mengadakan diskusi, yang paling terpenting dan terakhir yang perlu dilakukan adalah mengambil keputusan bersama atau musyawarah. Ketika engambil kesepakatan bersama, meminimalisir terjadi konflik dengan permasalahan yang sama.