Tips Karir: Bagaimana Melakukan Riset Perusahaan Saat Melamar Pekerjaan?

Melakukan riset terhadap perusahaan saat proses melamar pekerjaan adalah hal yang tidak boleh dilewatkan.

 

Mengapa riset perusahaan penting dilakukan?

Seorang kandidat tidak bisa asal memilih lowongan agar tidak menyesal di kemudian hari jika perusahaan yang dilamar ternyata toxic atau tidak sesuai ekspektasi.

 

Selain itu riset perusahaan yang dilamar juga membantu dalam proses interview. Seseorang dapat menyusun jawaban yang relevan dengan keadaan perusahaan.

 

Tidak hanya itu, kandidat tentu ingin menunjukkan bahwa ia benar-benar siap dan tampil percaya diri saat interview. Riset perusahaan penting untuk melengkapi persiapan kandidat tersebut.

 

Bagaimana melakukan riset perusahaan saat melamar pekerjaan?

 

1. Buka situs web perusahaan

Temukan informasi perusahaan dari situs web resmi, mulai dari bidang usaha, produk atau jasa yang ditawarkan, siapa saja konsumen mereka, visi misi perusahaan dan berbagai data lainnya.

Umumnya informasi tersebut dapat ditemukan dalam poin “tentang kami” yang tersedia di situs web.

 

Selain informasi tentang perusahaan secara umum, ketahui pula seluk beluk posisi yang dilamar, misalnya job description. Mengetahui hal ini dapat membantu seseorang membayangkan pekerjaan seperti apa yang akan dikerjakan dalam posisi tersebut.

 

2. Lakukan pengecekan pada media sosial perusahaan

Kandidat perlu melakukan riset dengan melihat media sosial perusahaan untuk melihat berita paling update. Sempatkan untuk mengecek semua media sosial perusahaan mulai dari Instagram, Facebook, YouTube, atau mungkin TikTok, dan lain-lain.

 

Informasi yang bisa didapatkan dari media sosial perusahaan misalnya bagaimana bentuk workspace, kegiatan sehari-hari perusahaan, company culture, atau bagaimana perusahaan melakukan CSR.

Wawasan tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertanyaan ketika sesi interview.

 

3. Cari tahu tentang kompetitor perusahaan tersebut

Melakukan riset tentang kompetitor perusahaan dapat digunakan untuk melihat perbedaan perusahaan dengan saingannya.

 

Pada saat interview, kandidat dapat menunjukkan keahliannya menemukan keunggulan perusahaan dibanding kompetitor atau memberikan usulan meningkatkan performa perusahaan.

Recruiter akan melihat kandidat sebagai orang yang insightful dan punya inisiatif.

 


Sumber Thumbnail: Getty Images