Penyebab Rambut Rontok

Ada banyak hal yang menyebabkan kerontokan rambut, mulai dari infeksi jamur di kulit kepala, trauma, kemoterapi, hingga penyakit auto-imun. Berikut ini ragam penyebab rambut rontok yang berlebihan menurut para ahli.

 

1. Stres

Penyebab rambut rontok parah bisa disebabkan karena kamu sedang stres. Segala macam bentuk trauma fisik seperti stres berat, kecelakaan, pasca melahirkan, dan yang lainnya bisa menyebabkan rambut rontok parah walau hanya sementara.

 

Perubahan suasana hati secara drastis seperti akibat berkabung, masalah percintaan, pekerjaan hingga masalah lainnya yang menyebabkan stres bisa menjadi faktor penyebab dari rambut rontok yang tidak lazim.

 

2. Perubahan Hormonal

Bagi wanita, perubahan hormonal sering terjadi menjelang tanggal-tanggal menstruasi. Bukan hanya saat menstruasi, perubahan hormon juga bisa terjadi ketika hamil, melahirkan, pubertas hingga menopause. Hal ini menyebabkan perubahan psikologis pada diri dan bisa menyebabkan terjadinya rambut rontok berlebihan.

 

Namun saat tengah hamil, wanita akan lebih jarang mengalami rambut rontok karena hormon estrogen di dalam tubuh sedang melonjak dan berdampak pada pemanjangan fase hidup rambutmu.

 

Berbeda dengan saat melahirkan, hormon estrogen di tubuh wanita akan kembali normal, sehingga menyebabkan rambut rontok menjadi lebih banyak dari biasanya.

 

3. Keturunan atau Riwayat Keluarga

Jika kamu mengalami kerontokan rambut yang tidak wajar, bisa jadi karena kamu memiliki faktor genetik atau keturunan di dalam keluarga.

 

Normalnya, setiap rambut yang rontok akan digantikan dengan rambut baru yang berukuran sama. Namun pada kasus ini, rambut baru yang tumbuh akan memiliki tekstur yang semakin halus dan tipis karena folikel rambut akan semakin mengecil dan lama-kelamaan akan berhenti tumbuh.

 

Sumber Thumbnail: Kompas Health