Dampak Proses Dekomposisi

Proses dekomposisi memiliki dampak positif dan negatif. Contoh dampak positif dekomposisi adalah:

  • Menghasilkan unsur hara di tanah bagi tanaman;
  • Menjaga keseimbangan siklus energi;
  • Menjaga keseimbangan rantai makanan dan jaring-jaring makanan;
  • Mengurangi sampah di lingkungan;
  • Mengurai polutan atau pencemaran di lingkungan.

Selain dampak positif, dekomposisi juga memiliki dampak negatif di lingkungan.

Berikut ini adalah contoh dampak negatif dekomposisi di lingkungan:

  • Makanan mudah basi atau busuk jika tidak diawetkan atau dimasukkan kulkas;
  • Bau menyengat;
  • Kualitas makanan dan minuman pasti akan menurun seiring waktu;
  • Organisme dekomposer umumnya bisa menyebabkan sakit dan keracunan;
  • Terkadang membuat lingkungan kotor.

Nah, itulah dampak positif dan negatif dari dekomposisi.

Dampak positif dekomposisi pada lingkungan lebih besar daripada dampak negatifnya.

Sehingga untuk mencegah dampak negatif dekomposisi, kita biasanya melakukan pengawetan makanan dengan mekanisme tertentu.

Selain itu, ada zat yang tidak bisa didekomposisi oleh dekomposer, yakni zat polimer bahan plastik.

Oleh sebab itu, yuk, kurangi pemakaian plastik dan mulai memakai kantung ramah lingkungan!

 

Sumber thumbnail: Kumparan