Faktor Pemicu Seseorang Ingin Bunuh Diri

 

Bunuh diri merupakan tindakan seseorang untuk mengakhiri hidupnya. Kondisi ini berkaitan erat dengan masalah kesehatan mental, seperti depresi, dan bisa terjadi pada siapa pun. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda bunuh diri agar langkah pencegahan dapat segera dilakukan.

 

Seseorang yang memutuskan untuk bunuh diri bisa melakukannya dengan berbagai cara, mulai dari menggantung diri, mengonsumsi obat hingga overdosis, menenggak cairan beracun, hingga loncat dari gedung atau tempat yang tinggi.

 

Faktor Pemicu Seseorang Ingin Bunuh Diri

Pikiran untuk bunuh diri dapat dialami siapa saja, terlebih mereka yang mengalami stres berat atau tekanan batin, gangguan kesehatan, dan masalah kejiwaan. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk bunuh diri:

 

1. Gangguan bipolar

Orang dengan gangguan bipolar akan mengalami perubahan suasana hati yang sangat drastis. Misalnya, ia bisa mendadak sedih atau tidak bersemangat, padahal sebelumnya merasa gembira dan sangat antusias.

 

Jika dibiarkan tanpa pengobatan, penderita gangguan bipolar berisiko tinggi untuk mencoba bunuh diri.

 

2. Depresi berat

Orang yang mengalami depresi berat juga berisiko tinggi untuk bunuh diri. Kondisi ini umumnya ditandai dengan rasa putus asa, suasana hati yang buruk, tidak semangat menjalani aktivitas sehari-hari, atau kehilangan minat dan motivasi hidup. Gejala tersebut bahkan bisa muncul tanpa adanya sebab yang jelas.

 

3. Anoreksia nervosa

Penderita anoreksia nervosa selalu merasa dirinya gemuk sehingga melakukan berbagai upaya untuk menurunkan berat badan, termasuk konsumsi obat-obatan secara berlebihan hingga berisiko mengalami overdosis.

 

Angka kematian karena bunuh diri cukup tinggi pada pada penderita gangguan makan ini, terutama pada remaja wanita.

 

 

Sumber Thumbnail: Hello Doktor