Lima Alasan Mengapa Kebiasaan Buruk Sulit Dihilangkan

Tidak dipungkiri bahwa kebiasaan buruk cenderung sulit dihilangkan. Seseorang akan lebih mudah menikmati snack kemasan setiap hari dibanding memastikan diri selalu makan sayur.

 

Mengapa kebiasaan buruk sulit dihilangkan?

1. Tidak menyadari bahwa kebiasaan tersebut sebenarnya buruk

Menghilangkan kebiasaan buruk menjadi sulit dilakukan jika pelakunya tidak menyadari bahwa kebiasaan tersebut sebenarnya buruk.

 

Seseorang akan terus begadang karena masih merasa baik-baik saja setelahnya. Ia menganggap tubuhnya memiliki daya tahan yang tinggi. Padahal jam tidur yang kurang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan.

Menyadari sebuah kebiasaan ternyata buruk biasanya terjadi ketika seseorang sudah merasakan dampak negatifnya atau ketika disadarkan orang lain.

 

2. Kondisi psikologis

Orang dalam kondisi psikologis yang terganggu akan mengalami kesulitan dalam menghilangkan kebiasaan buruk.

 

Mereka yang mengalami depresi mungkin terkendala dalam menemukan semangat merawat diri sendiri, misalnya memastikan bahwa mereka cukup tidur atau berolahraga.

 

3. Tidak menemukan aktivitas alternatif

Alasan lain mengapa kebiasaan buruk sulit dihilangkan adalah tidak menemukan alternatif dari suatu kebiasaan.

 

Ketika berusaha menghentikan kebiasaan, seseorang membutuhkan aktivitas “pengganti” dengan efek yang sama. Jika tidak ditemukan alternatif, seseorang menjadi enggan untuk keluar dari kebiasaan buruk.

 

4. Kurang motivasi

Kebiasan buruk menjadi sukar dihilangkan ketika seseorang kurang motivasi untuk melakukannya. Tidak ada pendukung, tidak ada reward yang layak, atau tidak ada sumber motivasi lainnya.

 

Siswa yang mencoba berhenti dari kebiasaan menyontek teman bisa jadi enggan untuk berhenti karena dicap sebagai tukang nyontek. Ibaratnya, karena sudah terkenal sebagai siswa yang tidak baik, ia menyesuaikan diri dengan label tersebut. Tidak ada yang memberikan apresiasi ketika ia berusaha berhenti.

Situasi di atas menunjukkan bahwa kurangnya motivasi dapat menyebabkan kebiasan buruk menjadi sulit dihilangkan.

 

5. Kebiasaan buruk biasanya “menyenangkan”

Ada sebagian orang yang memiliki kebiasaan banyak makan ketika merasa sedih. Mengonsumsi banyak makanan enak yang disukai memang menyenangkan, namun kebiasaan overeating tidak baik bagi kesehatan.

Karena terasa menyenangkan, seseorang merasa sulit keluar dari kebiasaan buruk tersebut.

 


Sumber Thumbnail: Getty Images/iStockphoto