4 Hal yang Bisa Dilakukan Daripada Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Membandingkan diri dengan orang lain secara berlebihan dapat berdampak negatif. Seseorang yang terus membandingkan dirinya dengan orang lain akan kehilangan respect pada dirinya sendiri, menganggap bahwa apa yang ia miliki selalu kurang.

 

“Jangan bandingkan hidupmu dengan milik orang lain. Tidak ada perbandingan antara matahari dan bulan, keduanya akan bersinar pada waktu masing-masing”

—A.P.J. Abdul Kalam

 

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain tidak akan ada ujungnya, karena orang lain akan terus bergerak. Lalu apa yang harus dilakukan daripada terus membandingkan?

 

1. Fokus pada diri sendiri

Rumput tetangga akan selalu nampak lebih hijau, akan tetapi bagaimana dengan rumput di pekarangan sendiri? Jika seseorang tidak fokus terhadap apa yang dimiliki, ia tidak akan mengalami kemajuan.

Gunakan waktu yang berharga untuk merawat diri sendiri, mengupayakan untuk bertumbuh dan menjadi lebih baik daripada versi diri di masa lalu.

 

2. Stop scrolling

Enough is enough. Ketika melihat orang lain bersinar di media sosial dan merasa insecure, berhentilah untuk scrolling. Jika pencapaian orang lain menyebabkan diri sendiri merasa inferior, maka berhentilah melihat mereka.

Membandingkan diri dengan orang lain memang perlu, namun jika tindakan ini berdampak toxic, sebaiknya beri jeda.

 

3. Ketahui bahwa satu kejadian tidak cukup untuk mewakili seluruh kehidupan

Coba serap makna dari ungkapan “it’s just a bad day, not a bad life”.

Ketika seorang mahasiswa melihat nilai UTS miliknya lebih buruk daripada teman lain, ia harus sadar bahwa masih ada UAS dan komponen tugas yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan nilai.

Satu nilai buruk bukan akhir dari segalanya dan tidak mewakili keseluruhan kehidupan perkuliahan mahasiswa tersebut.

 

4. Jadilah suporter untuk diri sendiri

Terkadang kita disadarkan bahwa tidak ada orang lain yang bisa digantungkan kecuali diri sendiri. Jadilah pendukung yang terbaik bagi diri sendiri, bukan menjatuhkan penilaian negatif akibat ketidakmampuan meraih capaian seperti orang lain.

Jika seseorang tidak memercayai diri sendiri, bagaimana orang lain akan percaya?

 


Sumber Thumbnail: Pinterest