Mengapa Charger Ponsel Harus Dicabut Setelah Digunakan

 

Penggunaan ponsel saat ini seperti menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Pentingnya alat komunikasi ini membuat keberadaannya seakan tidak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Sepasang dengan ponsel, charger juga tidak dapat dilepaskan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Akan tetapi masih ada pengguna ponsel yang salah dalam menggunakan charger. Salah satunya adalah tidak segera mencabut charger setelah selesai digunakan.  Alasa paling sering adalah karena terburu-buru, atau memang sengaja melakukan hal tersebut dikarenakan alasan praktis daripada harus cabut pasang jika ingin menggunakannya lagi

 

Kebiasaan ini dapat dikatakan sebagai kebiasaan buruk karena beberapa alasan. Diantaranya adalah karena saat charger masih tertancap pada stop kontak charger masih mengonsumsi daya listrik. Hal ini dikarenakan arus ac tetap mengalir dalam komponen charger, terutama rangkaian penyearah arus, rangkaian pengubah ac ke dc, dan rangkaian penstabil dan pembersih tegangan dc 5v yang akan diteruskan ke Handphone.

 

Daya yang terbuang pada kejadian seperti ini memang tidak begitu banyak dan dapat diabaikan. Akan tetapi jika ada jutaan charger yang tetap menancap ke stop kontak saat tidak digunakan, berapa listrik yang terbuang percuma? Tentunya akan sangat besar. 

 

Kerugian lain adalah resiko korsleting. Charger yang masih tertancap di sop kontak dapat menyebabkan korsleting jika terkena air. Jika tidak segera disadari hal seperti ini dapat menyebabkan kebakaran di seluruh rumah.

Thumbnail: Irish Time