3 Manfaat Personal Branding

Personal branding mengacu pada proses membangun persona publik Anda untuk audiens target Anda. Ini melibatkan dengan hati-hati dan akurat mengkomunikasikan nilai-nilai, keyakinan, tujuan.

 

Itulah pendekatan yang perlu Anda ambil saat membuat merek pribadi. Anda mungkin tidak mempublikasikan iklan di majalah atau membuat iklan televisi, tetapi Anda harus memikirkan bagaimana merek pribadi Anda diwakili saat Anda berkomunikasi dengan audiens Anda secara online.

 

Bisa dikatakan, personal branding adalah praktik memasarkan orang dan karier mereka sebagai merek. Ini adalah proses berkelanjutan untuk mengembangkan dan mempertahankan reputasi dan kesan individu, kelompok, atau organisasi. Sedangkan beberapa praktik berfokus pada peningkatan diri, personal branding mendefinisikan kesuksesan sebagai bentuk pengemasan diri.

 

Pribadi Anda adalah cara Anda mempromosikan diri sendiri. Kombinasi unik dari keterampilan, pengalaman, dan kepribadian yang Anda ingin agar dilihat oleh pengikut Anda. Ini adalah penceritaan kisah Anda, dan kesan yang didapat orang dari reputasi online Anda.

 

Pentingnya Personal Branding

Personal branding adalah tindakan dalam kehidupan orang-orang yang berperan aktif. Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapat orang dari menciptakan branding pada diri sendiri.

 

Selain itu, branding memungkinkan seseorang untuk mengatur hidup mereka sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Branding adalah bagian penting dari karier seseorang. Berikut beberapa manfaat yang dapat diberikan personal branding kepada orang-orang.

 

1. Pengembangan Kepercayaan

Personal brand menjelaskan mengapa dengan apa seseorang. Singkatnya, ini adalah hal-hal yang memotivasi dan mendorong orang untuk sukses. Membangun branding pada diri sendiri membuat orang merasa nyaman saat bekerja.

 

Itu juga membangun kepercayaan kepada rekan kerja. Memiliki branding yang baik juga menciptakan niat yang jelas dan tulus, yang merupakan kunci untuk menumbuhkan kepercayaan.

 

Orang akan merasa lebih nyaman saat bisa menebak apa yang bisa dilakukan seseorang. Ketika orang-orang mengetahui reputasi seseorang, mereka akan merasa nyaman bekerjasama dan memeberikan tanggung jawab atas kebutuhannya.

 

2. Membangun Koneksi

Personal branding membantu seseorang membangun koneksi di berbagai bidang dan bidang spesialisasi mereka. Tidak ada batasan untuk mem-branding diri sendiri. Itu bisa melampaui dunia digital.

 

Begitu seseorang membangun reputasinya, itu akan membantu mereka mendapatkan lebih banyak eksposur seperti acara pidato. Dengan bantuan acara ini, dia dapat mulai mengumpulkan kartu nama berbiaya rendah untuk mengerjakan kemungkinan prospek dan koneksi.

 

3. Membangun Kredibilitas

Personal branding membantu seseorang dalam menetapkan namanya sebagai pemimpin pemikiran dan ahli di bidang spesialisasinya. Ini membantu dalam mendapatkan pengakuan di bidang keahlian mereka. Seseorang juga membangun kesandan penghargaan diri atas individualitas itu sendiri. Kekaguman, rasa hormat, dan kepercayaan akan muncul bersama nama seseorang.

 

Ada pesan yang tertanam dalam kesadaran akan pasar yang ditargetkan. Orang akan menganggap seseorang sebagai ahli jika dia lebih terlihat oleh audiens target mereka. Sebuah merek akan mendorong seseorang ke puncak pasar yang dipilih, bahkan kartu nama milik seseorang pun  membangun kredibilitas. Ini adalah kemampuan yang dilihat orang, bukan fisik.

 

Sumber Thumbnail: UII CAREER CENTER