Tips Pekerjaan: Jenis Meeting di Tempat Kerja

Meeting sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian di tempat kerja. Dalam satu hari, seseorang bisa mengikuti lebih dari dua meeting. Di tengah pandemi bahkan seseorang bisa mengikuti meeting yang berbeda secara bersamaan, alias menerapkan double device.

 

Melalui meeting sebuah tim dapat melakukan koordinasi, berbagi informasi maupun menyusun solusi bersama. Akan tetapi, seringkali meeting menjadi tidak efisien akibat keterlambatan peserta, tidak siap, atau berbagai alasan lainnya.

 

Baca Juga: Cara Lakukan Meeting Cepat dan Efektif

 

Mengapa mengetahui jenis meeting itu perlu?

Ketahui jenis meeting di tempat kerja berdasarkan tujuan pelaksanaannya untuk mengetahui arah pembahasan yang tepat. Jika meeting dijalani secara stay on track, maka efisiensi dan efektivitas bisa ditingkatkan.

 

Jenis meeting di tempat kerja

1. Meeting untuk membuat keputusan

Ketika menjalani meeting untuk membuat keputusan, dibutuhkan peserta yang memegang peran kunci atau mereka yang relevan. Hal ini ditujukan untuk membuat keputusan berdasarkan pertimbangan matang dari orang yang ahli.

 

Saat melakukan meeting dengan tujuan membuat keputusan, setiap peserta harus membawa bekal informasi yang cukup.

 

Contoh meeting untuk membuat keputusan misalnya memutuskan siapa rekanan kerja yang akan dipilih.

 

2. Meeting untuk melakukan brainstorming

Jenis meeting untuk brainstorming bertujuan untuk menggali ide sebanyak-banyaknya dari peserta. Setiap peserta meeting berkesempatan untuk menyajikan ide kreatifnya.

 

Keberagaman perspektif di tempat kerja akan membantu dalam brainstorming. Ada banyak opsi ide dan setiap peserta meeting dapat membantu mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan ide satu sama lain.

 

3. Meeting untuk menyelesaikan masalah

Meeting ini dilakukan ketika muncul masalah di tempat kerja. Misalnya terjadi penurunan penjualan akibat pandemi.

 

Masalah dibawa ke dalam meeting untuk didiskusikan karena menyelesaikan masalah bersama di tempat kerja tentu membutuhkan bantuan tim. Satu orang hendaknya tidak dibebani dengan tanggung jawab menyelesaikan masalah sendirian.

 

4. Meeting untuk melakukan pengawasan

Ketika mengeksekusi sebuah rencana di tempat kerja, pengawasan secara berkala diperlukan. Meeting dapat menjadi sarana melaporkan progress serta kendala dalam realisasi kegiatan, agar pihak yang terlibat dapat saling tahu.

 


Sumber Thumbnail: Vector Stock