Personal Branding: Penting Atau Tidak Penting?. Ini Jawabannya!

Personal branding merupakan salah satu bentuk nilai pada diri kita yang dapat dilihat oleh orang lain. Biasanya personal branding bisa dilihat dari kebiasaan atau kemampuan seseorang. Dan biasanya juga personal branding identic dengan ciri khas seseorang.

 

Dalam membahas personal branding, akan ada dua sisi yang saling bersebrangan, antara pihak yang pro dan pihak yang kontra. Pihak pro mengungkapkan bahwa personal branding perlu dimiliki oleh setiap orang, guna untuk menaikan value dan “nilai jual” seseorang. Sedangkan pihak kontra mengungkapkan personal branding tidak perlu dimiliki sebab kita tidak dapat menilai seseorang dari apa yang ia kuasai (ciri khas).

 

Perlu diketahui bahwa personal branding terbagi menjadi 2, diantaranya adalah personal branding yang lahir dari pemberian mutlak Tuhan, dan personal branding yang lahir dari membentuk sendiri (melahirkan sendiri) dengan cara berfikir sekreatif mungkin.

 

Personal branding akan menjadi penting apabila hal tersebut memiliki nilai-nilai positif yang dapat mempengaruhi orang lain ke jalan yang lebih baik atau maju, contohnya seorang guru memiliki personal branding dan dikenal sebagai guru jago editing, maka guru tersebut dapat mempengaruhi muridnya menjadi lebih baik dalam konteks mengajarkan ilmu editing tersebut. Sedangkan, personal branding akan menjadi tidak penting apabila hal tersebut memiliki nilai-nilai yang negative dan dapat merugikan orang lain.

 

Maka, dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa personal branding penting kita miliki apabila tujuannya untuk menaikan nilai pada diri kita sendiri dan dapat menginspirasi orang lain

 

 

Thumbnail: freepik.com