Mau Jadi Pemimpin Dalam Tim? Siapkan Bekal Ini!

Apakah kamu sudah pernah menjadi seorang pemimpin? Jika belum dan ini adalah perdananya kamu menjadi seorang pemimpin dalam tim, ada bekal yang harus kamu siapkan agar lancar memimpin anggota tim kamu. Simak bekal yang perlu kamu siapkan untuk menjadi pemimpin dalam tim yang sukses!

Orang yang sukses adalah orang yang mau dan mampu belajar dari manapun, tidak hanya hal-hal yang tertulis dalam buku, akan tetapi dari pengalaman dan saran dari orang lain juga dapat dijadikan pelajaran untuk tetap maju menuju kesuksesan.

Menjadi seorang pemimpin tim benar adanya harus memberikan contoh yang baik kepada anggota timnya, akan tetapi ketika ada orang memberikan kritik apa yang perlu dilakukan oleh pemimpin tim?

Harus bisa menerima, tidak boleh gengsi! Karena pemimpin tim yang baik adalah yang tidak hanya bisa memberikan kritik kepada anggota timnya, melainkan pemimpin yang bisa juga menerima kritik dari orang lain maupun anggotanya sendiri. Berlapang dada menerima kritikan dari orang lain juga dapat memberi contoh yang baik pada timnya sendiri.

Akan tetapi tidak semua kritik perlu diterima, ada beberapa kritik yang jenisnya memang sengaja untuk menjatuhkan. Yang perlu diterima adalah jenis kritik yang bisa membangun.

Ciri-ciri kritik yang membangun adalah kritik yang disertai dengan solusi atau saran. Tapi perlu diingat, tidak semua solusi dan saran yang diberikan harus diterapkan karena belum tentu saran yang diberikan benar atau cocok untuk diterapkan. Jadi yang perlu diingat adalah dengarkanlah kritik yang membangun, lalu memilah saran dan solusi yang cocok untuk kamu terapkan!

Menerima kritik sudah, lalu apalagi yang bisa dilakukan sebagai pemimpin untuk timnya?

Sebagai pemimpin yang peduli akan timnya, harus bisa memberikan kritik yang membangun agar tim terus bisa berkembang dan kinerjanya terus membaik. Niat baik seorang pemimpin untuk memotivasi tim akan terlihat ketika bisa menerima dan memberikan kritik yang membangun, tim juga akan mencontoh sikap lapang dada pemimpin ketika mendapatkan kritik yang membangun.