Jangan Takut Akan Kritikan, Atasi Dengan Profesional!

Kamu pernah di kritik oleh keluarga, atasan, rekan kerja, sahabat, atau orang tidak dikenal sekali pun? Bagaimana cara kamu menghadapi kritik yang diberikan? Kalau kamu masih bingung bagaimana cara mengatasi kritik dengan cara yang profesional, kamu membaca artikel yang tepat! Mari, sama-sama belajar mengatasi kritikan dengan cara yang profesional!

Kritik dapat disampaikan oleh keluarga, atasan, rekan kerja dan teman. Terkadang memang sulit untuk menerima kritik, namun bisa jika menghadapinya dengan berpikir secara positif (positive thinking). Dengan berpikir secara positif, kritik akan membangun. Jika kritik tidak disertai dengan solusi atau saran, coba tanyakan pada orang yang bersangkutan untuk bisa memperbaiki.

Biasakan juga menerima kritik dengan emosi yang stabil, pada saat memiliki emosi yang tidak stabil akan membuat kamu mudah down atau baper. Walaupun sebenarnya kritik yang disampaikan adalah yang membangun sekalipun. Hal ini disebabkan emosi yang ada di dalam diri yang menyebabkan tidak mampu untuk berpikir secara rasional.

Perlu diketahui juga ada dua macam kritik, yaitu:

1. Kritik Yang Membangun

Semua orang dapat memberikan kritik yang membangun, tergantung bagaimana cara kamu menyikapi kritik. Biasanya kritik yang membangun disertai dengan saran atau solusi.

2. Kritik Yang Menjatuhkan

Ada juga kritik yang bertujuan untuk menjatuhkan orang yang bersangkutan. Biasanya dimotivasi dari rasa iri, tidak suka akan keberhasilan orang dan juga orang yang suka berpikir negatif (negative thinking).

Mau menerima dan mendengarkan cara pandang orang adalah sikap open- minded yang diharapkan dimiliki oleh setiap orang. Open-minded juga merupakan salah satu bentuk dari positive thinking. Setelah menerima kritik, biasakan pahami kritik yang disampaikan, mungkin benar-benar ingin membangun dan membantu untuk maju atau yang hanya iri saja.

Perlu dipahami, kritik yang membangun memang harus didengarkan, namun tidak perlu semuanya kamu lakukan karena belum tentu sarannya tepat untuk kamu lakukan. Jadi balik lagi, harus bisa membedakan dan memilih saran yang bisa dilakukan dan tidak