Tembakau Sebagai Obat Rabies

Dilansir dari St George's University of London menemukan bahwa tanaman tembakau rekayasa genetika dapat digunakan untuk memproduksi antibodi pelindung yang aman terhadap virus rabies yang mematikan. Hal ini memungkinkan menjadi pilihan obat yang relatif murah untuk rabies yang akan menguntungkan pasien di negara berkembang.

Para ilmuwan berhasil menghasilkan antibodi dalam tanaman tembakau transgenik (tanaman yang telah diubah secara genetik) yang terbukti menetralisir virus rabies. Antibodi monoklonal baru ini bekerja dengan mencegah virus menempel ke ujung saraf di sekitar lokasi gigitan dan membuat virus tidak menyebar ke otak.

 

Antibodi monoklonal adalah protein kompleks awalnya berasal dari sistem kekebalan tubuh, tetapi dalam hal ini dibuat dalam tanaman untuk memerangi penyakit. Antibodi itu juga terbukti aktif dalam menetralisir berbagai virus rabies dengan efektif.

 

Sumber thumbnail: Detik Health