Content Creator: Profesi yang Sedang Tren dan Menjanjikan

Profesi content creator saat ini tengah digemari dan pengaruhnya semakin signifikan. Seiring tren peningkatan penggunaan internet terutama media sosial, demand terhadap content creator kian meningkat.

 

Peningkatan demand ini menjadikan profesi sebagai content creator amat menjanjikan.

 

Menurut Adobe, content creator adalah mereka yang membuat konten hiburan atau edukasi untuk disebarkan melalui berbagai media atau saluran.

 

Para content creator bertugas membuat konten untuk dibagikan ke media sosial maupun platform digital lainnya seperti blog.

 

Tujuan pembuatan konten pun beragam, mulai dari tujuan personal hingga tujuan profesional seperti marketing. Content creator memegang peran yang besar dalam dunia marketing dewasa ini

 

Dalam urusan bisnis, content creator bertugas membuat bahan digital marketing, media sosial, artikel, editorial, juga brosur berisi infografis.

 

Ada begitu banyak jenis konten yang bisa dibuat content creator

Lebih lanjut dilansir Adobe, produk yang dihasilkan content creator sangat beragam, tidak hanya video di YouTube atau foto di Instagram, artikel, audio, berita, copy untuk promosi produk, gambar, grafik, dan e-book juga bagian dari konten.

 

Konten yang sangat beragam ini tentu tidak bisa menjadi generalisasi bahwa seorang content creator harus bisa memproduksi semuanya.

 

Setiap content creator bebas dan berhak menentukan, apa saja jenis konten yang menjadi spesifikasi masing-masing.

 

Bagaimana content creator bisa menjanjikan?

Content dapat dijual untuk menghasilkan uang. Misalnya seseorang perlu melakukan subscription berbayar untuk mengakses content majalah premium atau membeli desain.

 

Saat ini juga banyak situs web yang memberikan akses gratis secara terbatas, misalnya hanya 10 artikel dan untuk mengakses sisanya, seseorang perlu membayar biaya berlangganan.

 

Selain dari penjualan konten, content creator juga mendapatkan penghasilan dari iklan yang diselipkan dalam konten tersebut.

 

Guna membuat content yang berkualitas, seorang content creator harus mengikuti dinamika di media sosial juga memahami target audiens content.

Hal ini dikarenakan content akan dinikmati oleh publik, jika tidak mempertimbangkan selera publik, maka engagement sebuah content juga kurang.

 


Sumber Thumbnail: Vector Stock