Optimis dan Pekerja Keras: Ketahui Tanda High Achiever

High achiever adalah seseorang yang mencapai lebih banyak hasil dalam suatu pekerjaan daripada rata-rata orang lain. Para high achiever mencapai kesuksesan dalam urusan studi atau pekerjaan berkat kerja keras mereka.

 

Menurut Forbes, dalam buku The Success Factor: Developing the Mindset and Skillset for Peak Performance, ada empat faktor utama yang membedakan seorang high achiever dengan orang pada umumnya.

Empat hal ini adalah motivasi dalam diri, kegigihan, pondasi yang kuat, dan kemauan untuk terus belajar.

 

Tanda seorang high achiever

Merujuk pada penemuan Dr. Ruth Gotian yang dikutip Forbes, tanda high achiever diantaranya:

 

1. Dapat mengendalikan diri

Menjadi seorang high achiever berbeda dengan overwork. Para high achiever akan bekerja keras dan bekerja cerdas atau work smarter, bukan bekerja lebih lama dan penuh rasa stres.

 

High achiever mampu menyadari hal apa yang bisa dan tidak bisa dikontrol. Orang yang memiliki karakter high achiever akan berusaha mengendalikan hal-hal yang bisa dikendalikan. Selain itu, mereka juga tidak akan menghambat diri sendiri dengan fokus pada hal di luar kendali.

 

Kontrol yang besar pada hal yang tepat menjadikan high achiever mampu bertahan untuk menyelesaikan atau bahkan melampaui target.

 

2. Terus belajar dan mengasah skill

High achiever memiliki pondasi yang kuat. Hal ini dikarenakan mereka senantiasa mengasah skill. Para high achiever menilai, pencapaian yang kecil tetaplah berharga.

 

Sebuah pencapaian besar dimulai dari kesuksesan dengan skala kecil. Ketika diakumulasi, tentu bisa menjadi sebuah kesuksesan yang utuh.

 

3. Mengenali momen terbaik diri sendiri

Menurut Dr. Gotian, high achiever juga mampu mengenali kapan momen terbaik mereka, atau peak performance dan peak cognitive hours. Momen ini misalnya kapan tubuh dan otak dapat bekerja dengan paling optimal.

 

Saat tugas yang diberikan membutuhkan kemampuan kognitif yang besar, high achiever akan melakukannya pada “momen terbaik” tersebut.

 

4. Terbuka pada pengetahuan baru

Tidak berhenti pada skill yang sudah dimiliki, high achiever juga terbuka untuk belajar hal baru yang bisa digunakan untuk mendukung pekerjaan mereka.

 


Sumber Thumbnail: Vector Stock