Lima Cara Memaksimalkan Waktu Kerja

Selama satu hari umumnya setiap orang memiliki waktu kerja selama 8 jam. Dalam 8 jam tersebut, terkadang waktu berlalu begitu cepat karena berbagai kesibukan, sehingga tidak sadar bahwa waktu kerja sudah hampir habis dan pekerjaan masih terbengkalai.

Guna menghadapi situasi tersebut, setiap orang perlu memaksimalkan waktu kerja.

 

Waktu kerja yang dimaksimalkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan memastikan penggunaan waktu secara efektif dan efisien.

 

Cara memaksimalkan waktu kerja

 

1. Buat rencana yang terstruktur

Waktu kerja bisa digunakan dengan maksimal jika seseorang tahu apa yang harus dilakukan untuk mengisinya. Buat rencana harian yang jelas pada hari sebelumnya.

 

Melalui perencanaan, seseorang bisa memaksimalkan waktu yang terbatas untuk mendahulukan mengerjakan hal yang benar-benar penting.

Rencana bisa berupa jadwal atau to do list.

 

2. Hindari multitasking

Memaksimalkan waktu kerja bukanlah dengan menumpuk beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Bukannya selesai dengan cepat dan akurat, seseorang justru tidak dapat konsentrasi, alhasil produktivitas menurun.

 

3. Delegasikan tugas

Mendelegasikan tugas pada orang lain berbeda dengan melempar tanggung jawab. Dalam delegasi tugas, ada pertimbangan yang matang dan bijak.

 

Memaksimalkan waktu kerja dapat dilakukan dengan mengurangi beban pekerjaan yang tidak perlu dan sebenarnya bisa dikerjakan oleh orang lain. Jangan lupa untuk berdiskusi dengan rekan kerja terkait pendelegasian tugas.

 

4. Singkirkan distraction

Waktu kerja menjadi tidak digunakan maksimal akibat terus menghadapi gangguan. Singkirkan sumber gangguan, seperti menonaktifkan notifikasi media sosial dan aplikasi hiburan lainnya saat waktu kerja.

 

Gunakan komputer hanya untuk bekerja dan jangan membuka aplikasi lain yang tidak relevan.

 

5. Buat skala prioritas

Skala prioritas dapat membantu memaksimalkan waktu kerja dengan memberitahukan urutan pekerjaan mana yang harus didahulukan.

 

Menentukan prioritas juga dapat memastikan ada “hasil” yang bisa dilaporkan, daripada berusaha mengerjakan semua hal namun hanya setengah-setengah.

 


Sumber Thumbnail: Undraw