Note To Self: Love Yourself Sebelum Mencintai Orang Lain

Campaign mengenai love yourself atau self love sudah banyak, tetapi kamu masih belum menerapkannya? Mungkin quotes dari WE THE URBAN akan membantu membuka mata kamu untuk menyadari pentingnya untuk mencintai diri sendiri dahulu baru orang lain. Memprioritaskan diri sendiri itu tidak selamanya egois, justru bagus karena mengetahui apa yang menjadi prioritasnya dan mengejar prioritasnya terlebih dahulu.

Pada saat perjalanan kamu untuk mencintai diri sendiri pasti banyak rintangannya, mungkin kamu pernah mendengar musuh terbesar kamu adalah diri kamu sendiri. Pernyataan itu benar contohnya ketika kamu mau sukses, berarti kamu harus melawan rasa malas yang sebenarnya diciptakan oleh diri kamu sendiri.

Mencintai diri sendiri berarti kamu harus menerima kekurangan dan kelemahan kamu tetapi mencari cara bagaimana kelemahan itu berubah menjadi kelebihan, atau kelebihan yang kamu miliki sekarang dapat diasah lagi agar dapat menjadi kekuatan kamu. Berikut beberapa quotes mengenai Self Love dari WE THE URBAN:

 “You don’t always have to be on top of things. Not everyhting goes as planned and it’s okay. Be patient with yourself.”

Walaupun sudah kerja keras menjalani semua proses yang ada, memang kehidupan tidak selamanya berjalan seperti keinginan diri sendiri. Jangan menyalahkan dan merendahkan diri sendiri justru apresiasi diri karena sudah mau melewati segala proses yang sudah kamu lewati.

“It’s normal to miss people that were toxic to you. That doesn’t mean they deserve another spot in your life.”

Pastinya dalam kehidupan kamu pernah menemui orang-orang yang toxic. Ketika seseorang sudah menerapkan self love pastinya akan sebisa mungkin untuk menjauh dari orang yang toxic karena orang tersebut don’t deserve you at all. Biasanya tantangan lainnya ketika sudah menerapkan self love dan menjauh dari orang toxic adalah ketika kamu merindukan orang toxic tersebut, walaupun sebenarnya yang kamu rindukan adalah momen atau kenangan yang bahagia bukan orangnya dan perilakunya.