2 Mitos Stres Yang Perlu Kamu Ketahui

Dilansir dari Very Well Mind, Elizabeth Scott yang mengatakan bahwa kesalahpahaman mengenai stres ini akan memberi dampak negatif pada kemampuan untuk mengatasi dan mengelola stres.

      

Yap, banyak banget mitos-mitos yang beredar di kalangan masyarakat mengenai stres. Hal ini tentu perlu diluruskan mengenai mitos-mitos tersebut dan kamu harus memahami hal tersebut. Apa saja sih mitos-mitos yang berkembang di kalangan masyarakat? Langsung aja kita bahas!

 

1. Stres tidak baik bagi kamu

Salah satu mitos yang berkembang mengenai stres adalah stres tidak baik bagi kamu. Jadi, jika seseorang tidak mengalami stres, berarti ia hidup bahagia dan sehat. Padahal, jika kamu mengalami stres secara tidak berlebihan, tentu akan memberikan dampak positif bagi diri kamu.

 

Stress sendiri terbagi menjadi dua, yaitu distress dan eustress. Nah, eustress inilah yang memberikan dampak positif bagi diri kamu.

 

Eustress dapat membantu kamu untuk merasa lebih bahagia. Contohnya adalah ketika kamu merasa tegang ketika ingin menaiki roller coaster, kencan pertama dengan gebetan kamu, dan lain-lainnya.

 

2. Stres bisa dihilangkan dengan teknik yang tepat.

Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa stres dapat dihilangkan dengan cara yang tepat, seperti berolahraga, meditasi, dan terus mempertahankan pikiran positif. Padahal nyatanya, tidak ada teknik yang dapat menghilangkan stres secara keseluruhan.

 

Mengelola stres artinya kamu dapat mengelola keseimbangan tentang apa yang harus kamu kerjakan dan mengenai istirahat kamu. Teknik untuk menghilangkan stres hanya memberikan ketenangan dan keseimbangan, tetapi tidak menghilangkan stres secara keseluruhan.