Efek Samping Diet Ketogenik

Diet ketogenik atau yang biasa dikenal dengan diet keto adalah pengaturan pola makan dengan asupan nutrisi karbohidrat yang sangat rendah, yaitu kurang dari 10 persen atau kurang dari 50 gram per hari.

Secara medis, sebetulnya tujuan diet ini yakni menurunkan angka kejadian kondisi epilepsi pada anak. Selain itu, diet ini juga banyak dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan.

Meski terdengar sempurna, pakar nutrisi memperingatkan berbagai efek samping dari diet ketogenik. Pertama, dibutuhkan waktu 2 – 4 minggu untuk tubuh menyesuaikan diri dengan pola makan ini dan masuk fase ketosis.

Kedua, jika tubuh tidak memasuki fase ketosis dan Anda tidak memiliki cukup karbohidrat sebagai bahan bakar, efek buruknya yaitu Anda malah akan menumpuk lemak di tubuh.

Konsumsi lemak yang berlebihan juga akan memberikan efek samping bagi tubuh seperti peningkatan kadar kolesterol dan trigliserida. Apalagi jika sumbernya berasal dari lemak trans dan lemak jenuh yang ditemukan dalam makanan yang digoreng.