Mungkinkah Merokok Menyebabkan Obesitas?

Banyak penelitian yang menyatakan bahwa merokok dapat mempercepat metabolisme tubuh dan bisa menurunkan nafsu makan. Akan tetapi, bagaimana jika ternyata merokok tidak akan membuat berat badan turun dan justru naik?

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di Plos One, perokok berat berisiko lebih besar menderita obesitas dibandingkan mereka yang tidak merokok. Hal ini dikarenakan kemampuan indera pengecap seorang perokok menurun.

Terganggunya lidah sebagai indera pengecap mengakibatkan perokok tidak bisa menikmati makanan dan minuman seperti dahulu lagi. Tak jarang mereka justru menambahkan bumbu lebih banyak, termasuk gula dan garam.

Cadangan lemak dalam tubuh tidak hanya berasal dari makanan berlemak. Kelebihan konsumsi gula juga justru akan disimpan menjadi cadangan lemak. Mengonsumsi natrium berlebih juga tidak baik untuk tubuh.

Coba YOTers pikir-pikir ulang apakah tetap ingin merokok untuk menurunkan berat badan. Kemungkinan risiko yang YOTers alami jika menjalani gaya hidup sehat akan jauh lebih kecil dibanding merokok.