Saran Untuk Para Jobseeker, Catat Dan Pahami!

Apakah kamu seorang jobseeker? Kalau iya coba untuk baca artikel ini sampai habis untuk mengetahui berbagai macam persoalan yang ada di dunia pekerjaan agar kamu tidak kaget atau culture shock di hari pertama kamu!

Jobseeker adalah istilah atau sebutan untuk orang-orang yang sedang mencari pekerjaan. Jobseeker sendiri tidak hanya berasal dari fresh graduate saja, tetapi para pekerja yang sehabis resign dan ingin mendapatkan pekerjaan yang baru atau menginginkan mengejar karier dalam passion serta ingin bekerja di perusahaan idamannya.

Untuk para jobseeker ada beberapa hal yang dapat menjadi masukan kamu sebelum mendapatkan pekerjaan, terlebih untuk fresh graduate yang akan mendapatkan pekerjaan pertamanya. Berikut beberapa wejangan yang diberikan untuk para jobseeker dari salah satu konten kreator edukasi, Sianturi Yova:

Kalau lagi mencari kerja, jangan berharap kalau tempat kerja kamu bakalan gak toxic, berharaplah kalau kamu akan diberikan kekuatan untuk tetap fokus ke kerjaan kamu ketika toxic itu terjadi. Karena tidak ada tempat kerja yang 100% sempurna.”

Lalu kalau kamu mendapatkan panggilan interview offline, kamu mendapatkan salah satu kelebihan untuk mengetahui apakah tempat kerja yang kamu lamar toxic atau tidak. Ada dua cara yang dapat kamu lakukan, yang pertama:

“Saat kamu sedang menunggu giliran interview, perhatikan karyawan yang sedang berlalu lalang. Apakah terlihat stres, murung dan ketika berinteraksi apakah mereka dingin satu sama lain atau sebaliknya”

Cara kedua ini juga dapat kamu lakukan ketika ingin mengetahui apakah lingkungan kerja di perusahaan tersebut toxic atau tidak:

“Waktu Interview apakah interviewer-nya connect dengan kamu atau apakah mereka cuek dan fokusnya itu hanya ke komputer? Behaviour ini biasanya menandakan seberapa nyaman atau happy mereka bekerja di sana dan secara gak langsung ini menunjukan culture atau environment yang ada di perusahaan tersebut.”

Tadi merupakan 3 saran untuk para jobseeker agar lebih peka terhadap sekitar untuk mengetahui apakah lingkungan kerja itu toxic apa tidak. Semangat untuk para jobseeker!