Permen Karet dari Masa ke Masa

 

Permen karet sebelum menjadi kunyahan favorit dengan berbagai varian rasa ternyata telah melalui proses yang panjang selama ribuan tahun. Kebiasaan mengunyah awalnya dilakukan oleh orang-orang Yunani Kuno. Mereka mengunyah damar yang segar dan harum untuk membersihkan mulut.

 

Selain orang-orang Yunani kuno dan Indian, suku Maya di daerah Amerika Tengah juga memiliki “permen karet” mereka sendiri yang dikenal sebagai chicle. Dibuat dari cairan getah pohon achras sapota, atau yang kita kenal sebagai pohon sawo, chicle kemudian dikenal sebagai bahan dasar permen karet.

 

Permen karet sebagaimana yang sering kita lihat ternyata baru dibuat pada tahun 1848. Pada saat itu John Curtis membuat permen karet dari getah sejenis pohon cemara. Produknya jadi permen karet pertama yang dijual dalam kemasan. Permen karet ini memiliki rasa pahit.

 

Dari sanalah industri permen karet mulai berkembang. Beberapa pengusaha mulai mengembangkan permen karet dengan rasa dan tekstur yang lebih baik. Pada tahun 1906 permen karet yang bisa ditiup dikembangkan oleh Frank H. Fleer. 

 

Permen ini pada awalnya tidak terlalu diminati karena memiliki tekstur yang lembek dan basah. Inovasi lain kemudian mendapatkan hasil permen karet yang lebih elastis dan bisa ditiup.

 

Permen karet terus berkembang sampai sekarang. Saat ini kita bisa menemukan permen karet dengan berbagai varian rasa dan tekstur. Rasa permen karet yang manis dan khas banyak digunakan untuk bahan makanan lain seperti minuman, es krim, dan gelato.

 

Thumbnail: Klik hijau