Inilah Dampak Buruk Kebanyakan Tidur. Simak Penjelasannya!

Tidur adalah keadaan istirahat alami pada berbagai binatang menyusui, burung, ikan, dan binatang tidak bertulang belakang seperti lalat buah Drosophila. Pada manusia dan banyak spesies lainnya, tidur penting untuk kesehatan. Tanda-tanda kehidupan seperti kesadaran, puls, dan frekuensi pernapasan mengalami perubahan.

 

Kita pasti pernah merasakan tidur lama melebihi batas wajar atau terlalu lama tidur karena berbagai alasan, ternyata tidur terlalu lama memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Adapun dampak buruk tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

 

  1. Risiko kematian

Sebuah penelitian menemukan orang yang tidur di atas batas normal berisiko mati muda. Selain berhubungan dengan kesehatan, risiko kematian juga ada kaitannya dengan depresi dan status sosial ekonomi yang menyebabkan tidur terlalu lama berisiko terhadap kematian mendadak. Angka risiko kematian kebanyakan tidur mencapai 12%.

 

 

  1. Obesitas

Terlalu banyak tidur membuat tubuh mengalami rasa lapar yang berlebih akibat produksi hormon ghrelin di lambung. Hormon ini mengarahkan rasa lapar pada pada makanan yang mengandung karbohidrat dan kebutuhan rasa manis yang berlebihan. Akibatnya, seseorang akan banyak mengkonsumsi makanan ringan dengan kadar karbohidrat, gula, serta MSG yang tinggi.

 

  1. Merusak otak

terlalu banyak tidur maupun terlalu sedikit tidur mengakibatkan terjadinya penuaan pada otak 7 tahun lebih cepat. Biasanya, hal ini sangat berisiko pada pelajar dan mahasiswa. Selain itu, pada wanita berusia 45 tahun ke atas (klimakterium) yang tidur lebih dari 9 jam perhari berisiko mengalami penuaan otak 2 tahun lebih cepat

 

  1. Sakit kepala

Salah satu akibat yang sering dirasakan ketika seseorang kelebihan tidur adalah sakit kepala. Hal ini disebabkan karena kebanyakan tidur memberi dampak buruk pada neurotransmitter di otak yang kemudian menyebabkan sakit kepala.

Itulah beberapa dampak buruk kebanyakan tidur, hal yang perlu dilakukan adalah tidur secukupnya dan kurangi bergadang supaya terhindar dari kantuk yang berat.

 

Penulis: Dede Radika

Thumbnail: freepik.com