Tiga Cara Menerapkan Frugal Living

Frugal living secara literal bisa dimengerti sebagai “hidup hemat”. Berdasarkan pengertian ini tentu bisa kita bayangkan bagaimana kehidupan seseorang yang menerapkan frugal living.

 

Hemat adalah sikap hati-hati ketika menggunakan uang atau materi lainnya. Dalam frugal living, seseorang akan mempertimbangkan segala pengeluaran dengan matang.

 

Perlu dicatat bahwa frugal living berbeda dengan hidup serba pas-pasan atau serba murah, sampai mengorbankan kebutuhan tertentu. Misalnya seseorang ingin berhemat namun terlalu berlebihan dan mengorbankan makan sehari-hari yang sebaiknya tiga kali, menjadi sekali.

 

Cara menerapkan frugal living

 

1. Membuat rencana pengelolaan uang

Frugal living dimulai dari membuat perencanaan pengeluaran berdasar prioritas. Dengan demikian kita akan tahu mana hal yang benar-benar penting untuk dibeli. Perencanaan keuangan juga mendorong kita untuk menabung dan mengalokasikan uang untuk hal yang lebih bermakna terlebih dahulu.

Rencana keuangan juga menunjukkan kehati-hatian seseorang dalam membelanjakan uang yang dimiliki.

 

2. Cek yang sudah ada sebelum membeli baru

Frugal living dilakukan dengan membatasi perilaku konsumtif. Sebelum pergi ke supermarket, cek lemari pendingin dan persediaan barang-barang lain di rumah. Ini memastikan kita untuk tidak membeli barang yang sama dan bertumpuk di rumah.

Selain menghindari barang bertumpuk, mengecek barang yang sudah ada juga menjadikan kita mampu menahan diri untuk tidak impulsif membeli barang baru.

 

Frugal living juga dapat diterapkan dengan melakukan pertimbangan matang saat membeli barang, terutama untuk benda dengan harga mahal seperti mobil atau peralatan elektronik. Prioritaskan segi kemanfaatan dan sisi awet benda dibanding gengsi.

Jika hanya menuruti gaya hidup yang serba high class, maka pemasukan tidak akan pernah cukup. Frugal living memberi penekanan bahwa hidup nyaman bukan tentang kemewahan.

 

3. Merawat barang yang sudah dimiliki dengan baik

Cara menerapkan frugal living yang sederhana namun sering dilupakan adalah merawat barang. Ketika barang, misalnya alat elektronik dan perabot rumah dirawat dengan baik, benda-benda ini akan awet.

Saat berbagai barang di rumah tahan untuk waktu yang lama, tentu dapat menekan pengeluaran yang tidak perlu untuk mengganti barang yang mudah rusak.

 


Sumber Thumbnail: Shutterstock