Mengartikan “Mampu Bekerja di Bawah Tekanan” dalam Lowongan Pekerjaan

Mampu bekerja di bawah tekanan adalah persyaratan yang sering muncul dalam berbagai lowongan pekerjaan. Jika kita bayangkan, tentu berada di bawah tekanan adalah hal yang kurang menyenangkan. Namun bagaimana mengartikan “mampu bekerja di bawah tekanan” ini?

 

Mampu bekerja di bawah tekanan atau ability to work under pressure adalah kemampuan seseorang untuk memenuhi tuntutan kerja yang tinggi atau bekerja dengan batasan tertentu.

Batasan dalam hal ini bisa berupa waktu yang sempit atau sumber daya yang terbatas. Perubahan mendadak, deadline yang dekat, atau wawasan yang kurang dalam suatu pekerjaan juga dapat dikatakan sebagai tekanan.

 

Menurut Enhancv, mampu bekerja di bawah tekanan juga harus diikuti dengan performa kerja yang bagus. Artinya tekanan tersebut diharap tidak memengaruhi kinerja yang dihasilkan.

 

Misalnya seorang karyawan baru diminta untuk menyusun strategi pemasaran yang inovatif, padahal ia belum memahami pemasaran perusahaan sepenuhnya. Jika ia mampu bekerja di bawah tekanan, ia tidak akan komplain dan justru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar.

Solusinya, ia bertanya pada karyawan senior, memelajari dokumen perusahaan, atau membaca dari sumber manapun yang dapat digunakan sebagai referensi. Ini artinya ia tidak menyikapi situasi keterbatasan wawasan dengan keluhan semata.

 

Mengapa mampu bekerja di bawah tekanan adalah skill yang penting?

Kesibukan dalam pekerjaan tidak selamanya stabil dan konstan. Berbagai masalah dan tantangan kerap hadir dan menyebabkan setiap karyawan harus memutar otak. Pada kondisi inilah kemampuan bekerja di bawah tekanan dibutuhkan.

Skill mampu bekerja di bawah tekanan menjadikan seseorang mampu mengelola situasi dengan bijak, berpikir dengan kepala dingin, dan tetap produktif. Sebaliknya, mereka yang tidak mampu keep up dengan tuntutan yang tinggi akan tertinggal.

 

Ketika seorang karyawan mampu bekerja di bawah tekanan, kualitas yang kemungkinan besar juga dimiliki adalah tingkat fokus yang tinggi.

Tekanan dalam pekerjaan berlaku seperti distractions atau gangguan yang bisa memecah fokus. Sementara itu, keterampilan bekerja di bawah tekanan memastikan gangguan tersebut dapat dikelola dan diatasi dengan baik.

 


Sumber Thumbnail: Vector Stock