2 Hal Penghambat Urusan Meminta Maaf

Meminta maaf adalah sebuah kewajiban yang harus kita lakukan ketika kita melakukan kesalahan. Tapi sayangnya kadang ada beberapa penghambat yang menyulitkan proses permintaan maaf ini.

 

Kadang kita sudah meminta maaf namun ternyata orang lain menjadi penghambat proses tersebut. Nah, kira-kira apa aja sih penghambat dalam proses tersebut? Yuk, kita bahas!

 

1. Kamu harus memperbaiki kesalahan yang tidak kamu perbuat

Nah, contoh dalam hal ini adalah ketika kamu bersama temanmu bersamaan dalam situasi dimana teman kamu melakukan kesalahan. Tetapi sayangnya kesalahan yang telah ia perbuat, ia enggan untuk meminta maaf.

 

Hal ini tentu mendorong kamu mau nggak mau harus meminta maaf atas kesalahan yang terjadi agar situasinya menjadi mereda. Hal ini kamu lakukan agar kamu tidak dianggap orang yang menyebalkan juga karena teman kamu melakukan hal-hal yang tidak terpuji.

 

Nah, belum lagi orang tersebut tidak menerima permintaan maaf dikarenakan ia tidak mau mempermudah urusan yang terjadi. Tentu hal ini akan merepotkanmu, bukan?

 

2. Penerima maaf menutup jalur komunikasi

Ada saat dimana seseorang sangat jengkel dan marah atas kesalahan yang kamu perbuat sehingga mereka menutup jalur komunikasi yang menghubungkan kamu dengannya. Sayangnya hal inilah yang menjadi penghambat proses minta maaf tersebut.

 

Padahal kamu sudah mempersiapkan segala hal mulai dari mempersiapkan kata-kata yang baik untuk meminta maaf serta membuat bingkisan sebagai suatu bentuk yang menunjukkan kamu menyesal telah melakukan hal tersebut.

 

Biasanya ia enggan untuk mengangkat telepon, membalas chat, dan bahkan sulit untuk ditemui ketika kamu mengunjungi rumah atau indekosnya. Bahkan kadang teman-temannya juga membantunya untuk tidak terlihat radar keberadaannya.

 

Itulah dua hambatan ketika seseorang ingin meminta maaf kepada orang lain. Kamu pernah mengalaminya? Yuk, tulis dikolom komentar, ya.