2 Alasan Mengapa Kamu Harus Menghindari “Bahasa Tinggi” Ketika Nongkrong

Setiap anak muda pasti sangat menyukai nongkrong bersama teman-temannya. Ketika nongkrong, biasanya kalian akan membahas suatu hal yang menyenangkan dan selalu bertukar cerita.

 

Nah, lebih baik kamu meninggalkan kebiasaan dimana kamu suka menggunakan bahasa tinggi atau bahasa yang sulit dipahami oleh orang lain. Hal ini karena akan membuat teman-teman kamu merasa nyaman ketika berbicara dengan kamu. Nah, ada dua alasan lain mengapa kamu harus meninggalkan kebiasaan ini terlebih dahulu. Apa aja? Yuk, kita bahas!

 

1. Tidak semua orang paham apa yang kamu katakan

Kamu harus memahami bahwa tidak semua orang akan memahami perkataan yang kamu sampaikan dengan menggunakan bahasa yang tinggi. Karena ketika menongkrong, biasanya kamu akan bersama dengan orang-orang yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

 

Sehingga kamu harus menyesuaikan pembicaraan yang kamu bicarakan dengan mereka. Jangan sampai kamu memaksakan diri untuk berbicara dengan mereka dengan menggunakan bahasa tersebut karena dapat membuat mereka merasa jengkel dengan kamu.

 

2. Teman tongkrongan menjadi geram

Kamu terlalu memaksakan penggunaan bahasa yang tinggi ketika menongkrong maka akan membuat teman-teman kamu menjadi geram dengan kamu. Mereka menganggap bahwa kamu adalah orang yang sombong karena tidak dapat menyesuaikan pembicaraannya lagi.

 

Jika kamu terlalu sering melakukannya maka lama-lama temen-temen kamu tidak akan mau nongkrong bareng kamu lagi. Lebih baik kamu menghindari penggunaan istilah-istilah yang tidak dimengerti oleh semua orang dan kamu dapat menggunakan bahasa sederhana sehingga semua orang dapat memahami pembicaraan yang kamu bicarakan. Hindarilah untuk terlihat cerdas di antara mereka. Sebenarnya hal tersebut dapat merusak citra kamu.