Meminta maaf: 2 Hambatan Yang Menghalangi Proses Tersebut

Ketika melakukan kesalahan sudah seharusnya seseorang minta maaf atas kesalahan yang telah terjadi. Biasanya proses minta maaf itu itu terjadi karena si pelaku yang melakukan kesalahan enggan untuk meminta maaf karena memiliki ego yang sangat tinggi.

 

Belum lagi mereka kadang sulit untuk mengakui kesalahan yang telah diperbuat. Nah, tapi adakalanya hambatan yang terjadi tidak berasal dari si pelaku tetapi si penerima permintaan maaf tersebut. So, apa aja sih hambatan-hambatan yang kadang terjadi ketika melakukan proses permintaan maaf? Yuk, kita bahas!

 

1. Si penerima maaf tidak mau menerima penjelasanmu

Kadang ketika kita meminta maaf dan sudah menjelaskan kenapa permasalahan tersebut terjadi, kadang si penerima maaf sulit untuk mendengarkan penjelasan tersebut. Mereka hanya fokus terhadap kesalahan yang telah kamu lakukan dan menyudutkan kamu atas kesalahan tersebut.

 

Walaupun mulut kamu sampai berbuih untuk menjelaskan penyebab permasalahan tersebut mereka tetap enggan untuk menerimanya. Hal inilah yang menjadi hambatan sulit untuk penyelesaian proses permintaan maaf. Lama-kelamaan kamu merasa sedang dihukum dengan hukuman yang jauh lebih berat daripada kesalahan yang kamu perbuat.

 

2. Melebar kemana-mana

Salah satu hambatan terjadinya proses tersebut adalah si penerima maaf menjadi melebar-lebarkan masalah yang awalnya tidak dipermasalahkan menjadi dipermasalahkan. Ia tidak hanya fokus terhadap kesalahan yang kamu perbuat.  Hal ini mungkin dikarenakan ia memiliki banyak kesalahan di dalam dirinya sehingga ia melimpahkan nya pada saat itu atau mereka hanya mencari-cari alasan agar mempersulit kamu dalam proses permintaan maaf tersebut.

 

Sangking banyaknya permasalahan yang ia sebutkan, kamu sampai tidak sadar bahwa kamu telah melakukannya. Padahal masalah-masalah tersebut sebelumnya tidak pernah diperebutkan dan baru ia sampaikan setelah kamu melakukan kesalahan tersebut

 

Itulah dua hambatan yang menjadi suatu kesulitan ketika kamu melakukan proses permintaan maaf.