Open Minded: Cara dan Manfaat Menjadi Orang Berpikiran Terbuka

Menjadi orang yang open minded artinya terbuka pada keberagaman sudut pandang orang-orang, informasi, ide, juga wawasan baru. Ketika seseorang berpikiran terbuka, ia dapat menilai suatu hal dari berbagai sisi.

 

Bagaimana cara menjadi orang yang open minded?

Pertama, cobalah untuk mendengarkan dan berusaha memahami informasi yang sedang didengarkan. Dengan demikian kita akan terbiasa mendengarkan beragam pendapat dari berbagai orang yang berbeda.

 

Tidak hanya mendengarkan hal yang sesuai dengan perspektif pribadi, coba untuk menyimak opini yang bersifat kontra untuk membandingkan dan menyerap informasi dari keduanya. Seringkali seseorang gagal menjadi open minded karena tidak mau mendengarkan pendapat yang berlawanan.

 

Cara kedua adalah miliki rasa keingintahuan yang besar. Bertanya, baca, lihat, dan amati berbagai hal. Dengan cara ini akan ada banyak aliran informasi yang masuk, yang kemudian menjadikan seseorang terbiasa dengan keberagaman.

 

Manfaat menjadi orang yang berpikiran terbuka

1. Punya wawasan yang luas

Saat seseorang berpikiran terbuka, ia ingin terus belajar dan mengetahui banyak hal. Sikap open minded menjadikan seseorang tidak judgmental atau terlalu mudah menilai pendapat orang lain. Mereka berkenan untuk menyimak dan bersemangat untuk mengetahui hal baru.

 

2. Menerima kritik dengan lapang dada

Pribadi yang open minded akan lebih mampu menerima kritik dengan lapang dada. Kepribadian open minded yakin bahwa ada banyak sudut pandang untuk melihat suatu hal, sehingga wajar bila ada seseorang dengan pemikiran yang berbeda dengan diri sendiri.

Dengan pemikiran yang terbuka, seseorang yang menerima kritik akan memanfaatkan momen tersebut sebagai kesempatan melakukan evaluasi dan perbaikan.

 

3. Kemampuan adaptasi

Dengan menjadi pribadi yang open minded, manfaat yang dapat didapatkan adalah kemampuan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Perubahan dalam hal ini misalnya tempat kerja baru, pergantian anggota tim, atau metode pengerjaan yang diubah.

 

Penting untuk dicatat bahwa berpikiran terbuka bukan berarti seseorang harus setuju dengan semua informasi yang diterima. Terbuka untuk mendengarkan, namun tetap selektif dalam menentukan nilai-nilai apa yang diterima dan diterapkan.

 


Sumber Thumbnail: Vecteezy