Yuk, Terapin 2 Trik Psikologi Ini Ketika Wawancara Kerja!

Ketika seseorang akan melakukan wawancara kerja biasanya mereka akan mempersiapkan berbagai hal, seperti mempersiapkan baju yang akan digunakan, mempersiapkan kata-kata yang akan digunakan saat wawancara, dan mencari tahu perusahaan yang sedang ia lamar. Namun, ada satu hal yang jarang dipersiapkan oleh seseorang ketika melakukan wawancara yaitu psikologi.

 

Padahal psikologi dapat menambah peluang bagi kamu agar diterima di perusahaan yang kamu lamar. Nah, berikut ada 2 trik psikologi yang dapat kamu terapkan ketika melakukan wawancara kerja. Apa aja? Yuk, kita bahas!

 

1. Kamu dapat memuji perusahaan tanpa kamu mempromosikan diri kamu

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh University of Washington dan University of Florida serta dipublikasikan dalam Journal of Applied Psychology yang memberikan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa siswa yang memuji perusahaan dan si pewawancara tanpa adanya mempromosikan diri maka ia akan lebih mendapatkan peluang untuk direkomendasikan di perusahaan tersebut.

 

Jika kamu melakukan hal ini, maka kamu akan menunjukkan bahwa kamu sangat antusias untuk bekerja di perusahaan tersebut. Kamu juga tidak perlu untuk memuji diri kamu sendiri tentang hal-hal positif yang telah kamu lakukan.

 

2. Berbicara secara ekspresif

Salah satu trik psikologi yang dapat kamu terapkan adalah kamu dapat berbicara secara ekspresif. Jadi jika si pewawancara dihadapkan oleh dua orang yang sedang ia wawancara yang mana salah satunya berbicara secara monoton sedangkan yang salah satunya berbicara dengan intonasi yang lebih cepat, jelas, dan memberikan nada yang bervariasi, tentu ini akan lebih menarik perhatian wawancara. Ia akan dianggap lebih energik, berpengetahuan luas dan cerdas.

 

Bahkan dengan kamu melakukan hal tersebut, kamu dapat meningkatkan kredibilitas dan kesan kecerdasan yang kamu miliki. Namun, kamu dapat memperlambat ataupun mempercepat pembicaraan kamu sesuai dengan apa yang kamu bicarakan pada saat itu.

 

Misal, ketika kamu menjelaskan tentang latar belakang kamu, kamu dapat menjelaskannya lebih cepat, sedangkan jika kamu menjelaskan tentang hal penting yang harus diketahui oleh si pewawancara maka kamu dapat melambatkan cara bicara kamu sehingga si pewawancara dapat mendengarkannya lebih jelas lagi.